Buka menu utama

Perubahan

3.157 bita ditambahkan ,  8 tahun yang lalu
k
 
* Penebusan
Sesudah manusia berdosa, hanya Allah sajalah yang dapat menyelamatkan umat manusia dan menariknya kembali ke dalam hubungan yang benar dengan Dia. Kasih dan kerahiman Allah menunjukkan kehendak-Nya untuk mendamaikan manusia dengan diri-Nya – menyelamatkan manusia dari dosa-dosa dan semua akibatnya. Keselamatan ini dianugerahkan sepenuhnya cuma-cuma – suatu anugerah luar biasa. Untuk itu Allah mempunyai rencana keselamatan bagi manusia, yang akan memuncak pada penebusan manusia dari dosa dan pelanggarannya.
 
:* Teologi keselamatan (soteriologi)
Allah tidak melaksanakan rencana itu dalam sekali gebrak; Ia menyiapkan umat manusia selama berabad-abad untuk menggenapkan karya keselamatan-Nya. Persiapan yang panjang ini sangat penting, baik karena besarnya karya yang direncanakan Allah, maupun karena ketegaran manusia dalam menolak karya Allah itu.
Proses usaha Allah Bapa memanggil manusia agar kembali kepada diri-Nya sering disebut sejarah keselamatan. Sejarah ini terbeber sebagai rangkaian perjanjian antara Allah dengan umat manusia. Perjanjian demi perjanjian semakin luas cakupannya, mulai dari Adam, Nuh, Abraham, Musa dan Daud dan memuncak pada Kristus dalam Perjanjian Baru. Sengsara dan kematian Yesus Kristus adalah demi keselamatan manusia, sebagai kurban tebusan atas dosa dan pelanggaran manusia (Gal 1:4; Rm 5:8; 8:32; 1Kor 15:3-5; Mrk 14:24; 1Ptr 2:21-24).
 
:* Teologi rahmat
Anugerah Allah berkat kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang diberikan cuma-cuma kepada manusia untuk penebusan, pembenaran dan pengudusan manusia. Oleh rahmat ilahi kodrat manusia yang dicederai dosa dan pelanggaran disempurnakan. Oleh rahmat itu manusia dibantu mengatasi kelemahan-kelemahannya dan diangkat menjadi anak-anak Allah dan memeroleh hidup kekal.
 
:* Teologi Sakramen (Sakramentologi)
Uraian tentang tanda dan sarana kasih (rahmat) Allah yang disampaikan melalui Gereja untuk memelihara dan mempertahankan karunia penebusan dan kekudusan selama hidup di dunia. Meliputi baptis, urapan krisma pendewasaan iman, ekaristi, pengampunan dosa dan rekonsiliasi, perkawinan, imamat dan urapan orang sakit. Sebagai pelaksana sakramen-sakramen Gereja sendiri juga merupakan sakramen bagi dunia, yaitu untuk kesatuan dan persatuan mesra antara manusia dengan Allah, dan dengan sesamanya.
 
:* Teologi Eskatologi
Mengenai Hari Tuhan, yaitu kedatangan kedua Yesus Kristus di akhir zaman, penciptaan langit dan bumi baru, serta penyempurnaan definitif Kerajaan Allah. Untuk itu diperlukan sikap tekun berjaga dan waspada serta upaya agar hidup tidak bercacat hingga sampai kesudahannya.
 
:* Penyertaan Maria (Mariologi)
Inkarnasi Allah menjadi manusia dalam rangka tata keselamatan ilahi dan penebusan manusia terlaksana melalui peran serta Santa Perawan Maria. Ketaatan Maria kepada kehendak Allah menjadi teladan bagi umat Katolik. Bagaimana ia "terberkati" dalam arti "penuh rahmat", makna sebutan "Bunda Allah" (theotokos), keperawanan atau kemurnian hatinya, serta doa perantaraannya (berdasar Yoh 2:2-5)mempunyai makna khusus bagi umat Katolik. Berkaitan dengan jasa Yesus Kristus Puteranya, menurut tradisi yang berusaha memahami wahyu ilahi, Maria menjadi orang pertama yang menerima buah-buah penebusan (dogma Maria dikandung tanpa noda dosa, dan Maria diangkat ke surga dengan mulia).
 
=== Teologi tentang Gereja atau Eklesiologi ===
251

suntingan