Buka menu utama

Perubahan

401 bita ditambahkan, 8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Dr. Moewardi''' ([[Kabupaten Pati|Pati]], [[Jawa Tengah]], [[1907]] - [[Kota Surakarta|Surakarta]], [[Jawa Tengah]], [[13 Oktober]] [[1948]]) adalah seorang [[Pahlawan Nasional Indonesia|pahlawan nasional]] [[Indonesia]]. Ia adalah ketua [[Barisan Pelopor]] tahun 1945 di [[Kota Surakarta|Surakarta]] dan terlibat dalam peristiwa [[proklamasi]] 17 Agustus 1945. Pada [[Peristiwa Madiun|peristiwa Madiun]] dia adalah salah satu tokoh yang dikabarkan hilang dan didiuga dibunuh oleh pemberontak selain Gubernur [[Soeryo]].
 
Moewardi adalah seorang dokter lulusan [[STOVIA]]. Setelah lulus, beliau melanjutkan pendidikan Spesialisasi Telinga Hidung Tenggorokan ([[THT]]). Selain itu aa adalah ketua [[Barisan Pelopor]] tahun 1945 di [[Kota Surakarta|Surakarta]] dan terlibat dalam peristiwa [[proklamasi]] [[17 Agustus]] [[1945]]. Dalam acara tersebut, ia juga turut memberikan sambutan setelah [[Soewirjo]], wakil walikota [[Jakarta]] saat itu.
 
Di [[Solo]], dr.Muwardi mendirikan sekolah kedokteran dan membentuk gerakan rakyat untuk melawan aksi-aksi [[PKI]]. Pada [[Peristiwa Madiun|peristiwa Madiun]] dia adalah salah satu tokoh yang dikabarkan hilang dan didiuga dibunuh oleh pemberontak selain Gubernur [[Soeryo]].
 
Kini namanya diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Umum Daerah [[Kota Surakarta|Surakarta]]. Namanya juga diabadikan sebagai sebuah nama jalan di jakarta
37.381

suntingan