Hipnoterapi: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  9 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-merubah +mengubah); kosmetik perubahan
(←Membatalkan revisi 4010059 oleh StefanusRA (Bicara))
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-merubah +mengubah); kosmetik perubahan)
Hipnosis didefinisikan sebagai suatu kondisi pikiran dimana fungsi [[analitis]] [[logis]] pikiran direduksi sehingga memungkinkan individu masuk ke dalam kondisi [[bawah sadar]] (''[[sub-conscious]]/[[unconcious]]''), di mana tersimpan beragam potensi internal yang dapat dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan kualitas hidup. Individu yang berada pada kondisi “''[[hypnotic]] [[trance]]''” lebih terbuka terhadap sugesti dan dapat dinetralkan dari berbagai rasa [[takut]] berlebih (''[[phobia]]''), trauma ataupun rasa sakit. Individu yang mengalami hipnosis masih dapat menyadari apa yang terjadi di sekitarnya berikut dengan berbagai stimulus yang diberikan oleh terapis.
 
[[Terapi]] hypnosis (''hypnotherapy'') kini merupakan fenomena ilmiah, namun hingga kini masih belum terdapat definisi yang jelas, bagaimana sebenarnya mekanisme kerja ''hypnotherapy''. Beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa ''hipnotherapi'' menstimulir otak untuk melepaskan ''[[neurotransmiter]]'', zat kimia yang terdapat di otak, ''[[encephalin]]'' dan ''[[endhorphin]]'' yang berfungsi untuk meningkatkan ''[[mood]]'' sehingga dapat merubahmengubah penerimaan individu terhadap sakit atau gejala fisik lainnya.
 
Sementara menurut Profesor John Gruzelier, seorang pakar psikologi di ''[[Caring Cross Medical School]]'', [[London]], guna menginduksi otak dilakukan dengan mem provokasi [[otak]] kiri untuk non aktif dan memberikan kesempatan kepada otak kanan untuk mengambil kontrol atas otak secara keseluruhan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat otak fokus pada suatu hal secara monoton menggunakan suara dengan intonasi datar (seolah-olah tidak ada hal penting yang perlu diperhatikan).
Khusus untuk ''phobia'', ''hypnotherapy'' digunakan untuk mereduksi kecemasan yang mengambil alih kontrol individu atas dirinya. Hal ini dapat diwujudkan dengan menciptakan suatu gambaran nyata tentang kondisi yang menyebabkan phobia namun individu tetap dalam kondisi relax, sehingga membantu mereka untuk menyesuaikan ulang reaksi mereka pada kondisi yang menyebabkan phobia menjadi normal dan respon yang lebih tenang.
 
''Hypnotherapy'' dapat digunakan untuk membawa orang mundur ke masa lampau atau [[Regresi kehidupan masa lalu]] untuk mengobati trauma dengan memberikan kesempatan untuk merubahmengubah “fokus” perhatian. Salah satu Hypnotherapist di [[Indonesia]] yang expert di bidang ini adalah '''Nathalia Sunaidi C.Ht''', penulis buku '''Journey to My Past Lives'''[http://www.nathaliainstitute.com]
Regresi kehidupan masa lalu masih banyak diperdebatkan, terutama oleh orang-orang yang tidak meyakini adanya [[Reinkarnasi]].
 
[[sl:Hipnoterapija]]
[[sr:Хипнотерапија]]
[[sv:Hypnos#Hypnos till terapi]]
673.241

suntingan