Zaman Musim Semi dan Gugur: Perbedaan antara revisi

2.088 bita ditambahkan ,  15 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
kTidak ada ringkasan suntingan
{{Sejarah Tiongkok}}
'''Zaman Musim Semi dan Gugur''' ([[Hanzi]]: 春秋時代, [[hanyu pinyin]]: chunqiu shidai, [[bahasa Inggris]]: ''Spring and Autumn Period'') ([[770 SM]] - [[476 SM]]) adalah sebuah zaman dalam penghujung [[Dinasti Zhou]] di [[Tiongkok]]. Zaman Musim Semi dan Gugur mendapat namanya karena nama sebuah buku terkenal dari zaman itu ''[[Chun Qiu]]'' yang artinya "Musim Semi dan Gugur".
 
 
== Sejarah ==
 
Zaman Musim Semi dan Musim Gugur (Cun Ciu Ngo Pa) adalah sebuah roman klasik Tiongkok yang dinovelkan oleh Confusius (Kong Hu Cu), dan terjadi pada masa Dinasti Ciu (Chou) pada tahun 722 SM - 481 SM. Roman klasik ini juga biasa disebut Zaman Lima Raja Besar Cun Ciu, karena pada masa itu terdapat 5 raja besar yang saling mencari pengaruh dan kekuatan, walaupun masih terdapat banyak negeri-negeri dan bangsa-bangsa kecil (sekitar 30-an) yang pada akhirnya satu persatu ditaklukkan atau ditarik kesalah satu pihak yang kuat. Pada umumnya mereka masih mengakui kerajaan Ciu, tetapi beberapa ada yang sudah tidak mengirimkan upeti. Dari lima negeri tersebut, negeri Cee dan negeri Couw adalah yang terkuat dan ditakuti. Negeri Ciu menguasai negeri-negeri kecil dibagian utara dan negeri Couw menguasai negeri-negeri dibagian selatan. Cara penguasaan negeri Cee dan Couw berbeda, negeri Cee menggunakan cara memberikan bantuan kepada negeri-negeri kecil lain seperti menyelesaikan politik dalam negeri orang lain ataupun mencegah negeri lain dari serangan musuh negeri itu dan kemudian membuat perserikatan dengan menggunakan sistem "menjunjung Dewan Kerajaan Ciu" (pada puncaknya, perserikatan ini terdiri dari gabungan lebih dari 10 negeri) ,sedangkan negeri Couw menggunakan cara memberi terror dan ketakutan melalui kekuatan pasukannya yang membuat negeri-negeri kecil gentar, ngeri dan akhirnya takluk. Persaingan Cee - Couw semakin memuncak ketika kerjaan ciu yang sebelumnya memihak negeri Cee kemudian berpindah pihak ke negeri Couw karena hasutan permaisuri kerajaan Ciu. Kerajaan Ciu juga mengajak beberapa negeri yang sebelumnya memihak negeri Cee untuk bergabung dengan negeri Couw, seperti negara The yang mempunyai letak wilayah diantara negeri Cee dan Couw. Peperangan berlanjut sampai kepada masa "Zaman Negara-Negara Berperang"
 
 
 
== Tokoh - Tokoh ==
 
*Cee Hoan Kong, Raja Muda yang paling besar pengaruhnya pada zaman ini dibanding Raja-raja muda lain.
*Koan Tiong, penasihat dan ahli strategy negeri Cee. Namanya juga pernah disebutkan di cerita Samkok.
 
 
 
2.681

suntingan