Teologi Katolik: Perbedaan revisi

987 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
'''Teologi katolik''' dipahami sebagai refleksi kritis sistematis atas iman Katolik. Maka teologi katolik merenungkan kebenaran pokok-pokok iman katolik dalam terang wahyu ilahi, yaitu Tradisi dan Kitab Suci. Pertama-tama adalah pokok-pokok iman yang diungkapkan dalam syahadat atau pengakuan iman, terutama Syahadat Para Rasul (Puji Syukur 1) dan Syahadat hasil Konsili Nikea-Konstantinopel (Puji Syukur 2). Selanjutnya mengenai pelaksanaan iman dalam hidup sehari-hari.
 
==Maksud dan Tujuan Teologi==
Gereja mengemban amanat Kristus untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada semua orang. Penyampaian pesan dan pesan yang disampaikan haruslah benar. Teologi adalah studi tentang kebenaran iman dalam terang wahyu ilahi. Maka hasil teologi sangat bermanfaat menunjang pelaksanaan amanat Kristus dengan menjelaskan kebenaran iman melalui berbagai kegiatan Gereja: katekese, liturgi, diakonia pelayanan sosial dll(Paus Paulus VI, ''Evangelii Nuntiandi'' no.78)
 
==Landasan Teologi==
"Teologi suci bertumpu pada sabda Allah yang tertulis, bersama dengan Tradisi suci, sebagai landasan yang tetap. Di situlah teologi amat sangat diteguhkan dan selalu diremajakan, dengan menyelidiki dalam terang iman segala kebenaran yang tersimpan dalam rahasia Kristus. Adapun Kitab suci mengemban sabda Allah, dan karena diilhami memang sungguh-sungguh sabda Allah. Maka dari itu pelajaran Kitab suci hendaklah
bagaikan jiwa Teologi suci" (Vatikan II, ''Dei Verbum'' no 24)
 
==Berbagai bidang Teologi==
251

suntingan