Eudikotil: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
VolkovBot (bicara | kontrib)
k bot Menambah: gv:Eudicotyledonae
Ikhsan Kudo (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 26:
'''Eudikotil''' dan '''Eudikotiledon''' ({{lang-en|Eudicots, eudicotyledon}})<ref>Pilihan lain istilah yang mungkin adalah "Kelompok/klad dikotil sejati".</ref> adalah istilah yang diperkenalkan oleh Doyle & Hotton (1991) bagi sekelompok tumbuhan berbunga yang pernah disebut '''tricolpatae''' atau dikotil "non-magnoliids" oleh botaniwan-botaniwan sebelumnya. Istilah itu berarti "dikotiledon sejati" dan anggota-anggotanya memiliki ciri-ciri dikotiledon yang khas. Kelompok dikotil yang tidak termasuk dalam [[klad]] ini kadang-kadang disebut '''[[paleodicot]]s''' ("dikotil purba", karena berpisah di awal proses evolusi) tetapi tidak pernah populer karena sebagai kelompok tidak [[monofiletik]]. Kelompok ini dipakai dalam sistem klasifikasi APG (I dan [[sistem klasifikasi APG II|II]]).
 
Kelompok eudicots mencakup banyak tumbuhan ekonomi, seperti [[jambu]], [[kapas]], [[polong-polongan]], [[kubis-kubisan]], [[kenikir-kenikiran]], [[mawar]], [[ketela pohon]], dan [[karet]]/para.
 
<!-- Another name for the eudicots is '''tricolpates''', a name which refers to the structure of the [[pollen]]. The group has tricolpate pollen, or forms derived from it. These pollen have three or more [[pore]]s set in furrows called colpi. In contrast, most of the other [[seed plants]] (that is the [[gymnosperms]], the [[monocots]] and the paleodicots) produce monosulcate pollen, with a single pore set in a differently oriented groove called the sulcus. The name "tricolpates" is preferred by some botanists in order to avoid confusion with the [[dicot]]s, a non-monophyletic group (Judd & Olmstead 2004). -->