El Niño–Osilasi Selatan: Perbedaan revisi

74 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (bot Menambah: br:El Niño)
k
{{judul|''El Niño–Southern Oscillation''}}
{{kembangkanjudul asing}}
{{tanpa_referensi|date=Desember 2010}}
 
'''''El Niño–Southern Oscillation''''' adalah gejala penyimpangan (anomali) pada suhu permukaan [[Samudra Pasifik]] di pantai Barat [[Ekuador]] dan [[Peru]] yang lebih tinggi daripada rata-rata normalnya. Gejala ini lebih umum dikenal di kalangan awam dengan nama '''El Niño''' ([[bahasa Spanyol]], dibaca: "El Ninyo" yang berarti "anak laki-laki kecil"). Gejala penyimpangan di tempat yang sama tetapi berupa penurunan suhu dikenal sebagai ''La Niña'' (dibaca "La Ninya"). Istilah ini pada mulanya digunakan untuk menamakan arus laut hangat yang kadang-kadang mengalir dari Utara ke Selatan antara [[pelabuhan]] Paita dan Pacasmayo di daerah Peru yang terjadi pada bulan Desember. Kejadian ini kemudian semakin sering muncul yaitu setiap tiga hingga tujuh tahun serta dapat mempengaruhi iklim dunia selama lebih dari satu tahun.
 
 
Selain memberikan kerugian, el nino juga memberikan keuntungan pada Indonesia. Contohnya, ikan tuna di Pasifik bergerak ketimur. Namun, ikan yang berada di Samudera Hindia bergerak masuk ke selatan Indonesia. Hal itu karena perairan di timur samudera ini mendingin, sedangkan yang berada di barat Sumatera dan selatan Jawa menghangat. Hal ini membuat indonesia mendapat banyak ikan tuna.
 
== Lihat pula ==
* [[La Niña]]
 
{{geo-stub}}