Injo dari Joseon: Perbedaan revisi

7 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
Di tahun 1627, 30,000 pasukan berkuda Manchu di bawah pimpinan Jenderal Amin (阿敏) dan bekas Jenderal Korea [[Gang Hong-rip]] menyerang Joseon, terpanggil untuk restorasi Gwanghaegun dan eksekusi pemimpin orang-orang Barat termasuk [[Kim Ja-jeom]]. Jenderal [[Jang Man]] sekali lagi berperang melawan Manchu, namun tidak dapat mengusir invasi tersebut. Sekali lagi, Injo melarikan diri ke [[Pulau Ganghwa]]; sementara waktu, Manchu tidak memiliki alasan untuk menyerang Korea dan memutuskan untuk kembali untuk mempersiapkan perang melawan Cina, dan tak lama kemudian kedamaian dapat dibentuk; [[Dinasti Qing|Jin Akhir]] dan Joseon dideklarasikan sebagai negara bersaudara dan Manchu mundur dari Korea. Perang itu disebut [[invasi Manchu Pertama di Korea]].
 
Namun, banyak orang-orang Barat menyimpan kebijakan keras mereka walaupun perang. Nurhaci, yang umumnya memiliki opini bagus terhadap Korea, tidak menyerang Korea lagi. Namun, ketika Nurhaci meninggal dan [[HongHuang Taiji]] menggantikannya sebagai pemimpin Manchu, Manchu kembali mencari kesempatan untuk berperang lagi. Ketika Jenderal Ming [[Mao Wenrong]] datang ke Korea melarikan diri dari Manchus bersama dengan unitnya, Injo menampung mereka dan hal tersebut mengakibatkan Manchu menyerang Korea sekali lagi.
 
Di tahun 1636, Hong[[Huang Taiji]] secara resmi menyebut negaranya [[Dinasti Qing]], dan menyerang sendiri Joseon. Manchu menghindari perang dengan Jenderal [[Im Gyeong Eop]], yang menjaga benteng [[Uiju]]; karena ia merupakan komandan pasukan yang terkenal. 128,000 pasukan Manchu langsung menuju Hanseong sebelum Injo dapat melarikan diri ke Pulau Ganghwa, dan mereka mendesaknya ke [[Namhansanseong]] dan memutuskan seluruh dukungan bahan makanan. Injo, yang kehabisan bahan makanan akhirnya menyerah kepada Dinasti Qing, dan setuju untuk mengadakan Perjanjian Samjeondo, dimana Injo menyembah [[HongHuang Taiji]] sebanyak 9 kali sebagai pelayannya, dan putra pertama dan keduanya dibawa ke Cina sebagai tawanan. Joseon menjadi [[negara upeti]] Qing, yang menguasai Dinasti Ming di tahun 1644. Perang itu disebut [[invasi kedua Manchu ke Korea]].
 
== Kematian Putra Mahkota ==
22.976

suntingan