Ekspedisi Pamalayu: Perbedaan revisi

169 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
== Sasaran ekspedisi ==
Beberapa literatur menyebut sasaran Ekspedisi Pamalayu adalah untuk menguasai negeri [[Melayu]] sebagai batu loncatan untuk menaklukkan [[Sriwijaya]]. Dengan demikian, posisi Sriwijaya sebagai penguasa Asia Tenggara dapat diperlemah. Namun pendapat ini kurang tepat karena pada saat itu kerajaan Sriwijaya sudah musnah. ''[[Nagarakretagama]]'' yang ditulis tahun [[1365]] juga tidak pernah menyebutkan adanya negeri bernama Sriwijaya lagi, tetapi melainkan bernama [[Palembang]]. Itu artinya pada zaman tersebut, nama Sriwijaya sudah tidak dikenal lagi.
[[Berkas:sketsa kapal majapahit.jpg|right|200px|thumb|sketsa dari kapal zaman era Majapahit.''lihat:'' '''[[Kidung Sunda]]'''<ref>C.C. (1927) Kidung Sunda.">Berg, C.C. 1927. ''Kidung Sunda. Inleiding, tekst, vertaling en aanteekeningen.'' ‘s Grav., BKI.</ref>]]
Catatan dari [[Dinasti Ming]] memang menyebutkan bahwa pada tahun [[1377]] tentara Jawa menghancurkan pemberontakan San-fo-tsi. Meskipun demikian, istilah San-fo-tsi tidak harus bermakna Sriwijaya. Dalam catatan [[Dinasti Song]] istilah San-fo-tsi memang identik dengan Sriwijaya, namun dalam naskah ''Chu-fan-chi'' yang ditulis tahun [[1225]], istilah San-fo-tsi identik dengan Dharmasraya. Dengan kata lain, San-fo-tsi adalah sebutan bangsa [[Cina]] untuk pulau Sumatera, sebagaimana mereka menyebut [[Jawa]] dengan istilah ''Cho-po''.
 
807

suntingan