Greges, Tembarak, Temanggung: Perbedaan revisi

←Membatalkan revisi 3791213 oleh 202.69.99.178 (Bicara)
(←Membatalkan revisi 3791213 oleh 202.69.99.178 (Bicara))
 
[[jv:Greges, Tembarak, Temanggung]]
 
Desa Greges terdiri dari tiga dusun, yaki Dusun Greges, Dusun Banjar, dan Dusun Mantenan. Ibukota Desa Greges adalah di Dusun Greges. Desa Greges memiliki dua buah sekolah dasar yaitu SD Negeri Greges di Dusun Greges, dan SD Inpres di Dusun Bajar. Di desa ini tidak terdapat sekolah menengah tingkat pertama, namun terdapat sekolah menengah tingkat atas, yaitu SMK Negeri I Tembarak yang berlokasi di Dusun Mantenan.
Desa Greges ini merupakan asal-muasal dari dua orang tokoh politik yang kini berkiprah di Jakarta. Yakni M. Al Khadziq, mantan Ketua Umum Garda Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini aktif di DPP Partai Demokrat, dan Prof. Dr. Bambang Sudibyo, aktifis Partai Amanat Nasional (PAN) dan mantan Menteri Pendidikan Nasional. Di desa ini pula tinggal penulis buku-buku agama, Thowil Akhyar Dasoeki, yang semasa hidupnya telah menulis 23 judul buku agama, tasawwuf, dan filsafat.
Penduduk Desa Greges hampir semuanya adalah suku Jawa dan mayoritas beragama Islam. Mata pencaharian terbanyak adalah petani, pedagang, dan pegawai negeri. Petani di desa ini bercocok tanam menghasilkan padi, palawija, dan tembakau di musim kemarau.
Secara geografis Desa Greges terletak sekitar 2 kilometer dari ibukota Kecamatan Tembarak di Desa Menggoro, dan berjarak 6 Kilometer dari Kota Temanggung, ibukota Kabupaten Temanggung. Desa Greges berbatasan dengan Desa Krajan di utara, Desa Menggoro di selatan, Desa Botoputih di barat, Desa Nampirejo dan Desa Tembarak di sebelah timur.
155.861

suntingan