Buka menu utama

Perubahan

k
:-{{spoiler}} ; sesuai diskusi usulan
 
== Sinopsis ==
 
{{spoiler}}
Lilis harus meringkuk di penjara. Ia membunuh suaminya ketika memergoki sedang memperkosa perempuan lain. Selama dalam tahanan, Lilis banyak mendapatkan pengalaman hidup yang berharga. Di samping itu, ia juga banyak mendapat simpati, bahkan dari kepala penjara, Kapten Rita. Suatu ketika Lilis jatuh sakit, maka dengan kebaikan Kapten Rita ia boleh dirawat di rumah sakit. Secara kebetulan, suster Riana yang merawatnya adalah bekas murid Lilis di desanya. Maka Lilis mendapat perawatan yang cukup istimewa. Hal itu tak disetujui dr. Arifin, dokter yang bertanggung jawab. Setelah mengetahui bahwa Lilis adalah bekas guru Riana, dokter yang sudah lama menduda itupun mulai berubah sikap dan tertarik akan kecantikan Lilis. Ketika Lilis sembuh, ia tetap harus meneruskan nasibnya di penjara. Karena selama dalam tahanan Lilis tetap menunjukan perilaku yang baik, dan pertimbangan lain, ia mendapat keringanan hukuman.<ref>[http://perfilman.pnri.go.id/filmografi.php?1=1&a=view&recid=FILM-M1699 Laman Primadona di Balik Terali], diakses pada 27 April 2010</ref>
 
254.415

suntingan