Penembak runduk: Perbedaan revisi

452 bita ditambahkan ,  15 tahun yang lalu
k
perjelas dikit
(+tambahkan, +kat, +interwiki)
k (perjelas dikit)
[[Image:Sniperscope.jpg|right|thumb|300px|Membidik menggunakan teleskop [[senapan runduk]].]]
Secara umum definisi dari '''''sniper''''' ([[TNI]]: '''penembak runduk''') adalah seorang prajurit [[infanteri]] yang secara khusus terlatih untuk mempunyai kemampuan membunuh musuh secara tersembunyi dari jarak jauh dengan menggunakan [[senapan]].
 
Misi sniper adalah pengintaian dan pengamatan, anti-sniper, membunuh komandan musuh, memilih target sendiri secara oportunis, dan bahkan tugas anti material (penghancuran peralatan militer), yang memerlukan senapan berkaliber besar seperti [[.50 BMG]]. Pada perang di [[Iraq]], sniper semakin banyak digunakan sebagai peran pendukung, yaitu untuk melindungi pergerakan infanteri, khususnya di daerah perkotaan.
 
Saat ini, rekor jarak terjauh untuk tembakan sniper adalah 2.430 [[meter]], dilakukan oleh sniper [[Kanada]] pada tahun [[2002]] ketika [[invasiInvasi Afghanistan]], menggunakan senapan ''bolt-action'' [[Kaliber peluru | kaliber]] .50 McMillan. Hal ini berarti anak peluru terbang selama empat detik dan mengalami penurunan sebanyak 44.5 meter. Rekor sebelumnya dipegang oleh [[Carlos Hathcock]], diperoleh dalam [[Perang Vietnam]] dengan jarak tembak 2.250 meter.
 
== Sniper kepolisian ==
 
==Perbedaan ''penembak runduk'' dengan ''penembak jitu''==
Beberapa doktrin membedakan antara '''penembak runduk''' (''sniper'') dengan '''penembak jitu''' (''marksman'', ''sharpshooter'', atau ''designated marksman''). Sniper terlatih sebagai ahli ''stealth'' dan [[kamuflase]], sedangkan penembak jitu tidak. Sniper merupakan bagian terpisah dari regu infanteri, yang juga berfungsi sebagai pengintai dan memberikan informasi lapangan yang sangat berharga, sniper juga memiliki efek psikologis terhadap musuh. Sedangkan peran penembak jitu intinya adalah untuk memperpanjang jarak jangkauan pada tingkat regu.
 
Penembak jitu umumnya memiliki jangkauan sampai 800 meter, sedangkan sniper bisa sampai 1500 meter atau lebih. Ini dikarenakan sniper pada umumnya menggunakan [[senapan runduk]] ''bolt-action'' khusus, sedangkan penembak jitu menggunakan senapan semi-otomatis, yang biasanya berupa [[senapan tempur]] atau [[senapan serbu]] yang dimodifikasi dan ditambah teleskop.
 
Sniper telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menguasai teknik bersembunyi, pemakaian kamuflase, keahlian pengintaian dan pengamatan, serta kemampuan infiltrasi garis depan. Ini membuat sniper memiliki peran [[strategis]] yang tidak dimiliki penembak jitu. Penembak jitu dipasang pada tingkat regu, sedangkan sniper pada tingkat [[batalion]] dan tingkat [[kompi]].
== Peralatan ==
===Senapan runduk===
[[gambar:Pindad_SPR-1.gif|right|thumb|300px|Senapan Penembak Runduk SPR-1 buatan [[Pindad | PT. Pindad.]].]]
Kebanyakan [[senapan runduk]] sampai era [[Perang Dunia II]] dibuat berdasarkan senapan standar di negara bersangkutan. Termasuk diantaranya senapan [[Karabiner 98k | K98k Mauser]] dari [[Jerman]], [[Springfield 1903]] dan [[M1 Garand]] dari [[Amerika Serikat]], [[Mosin-Nagant]] dari [[Soviet]], [[Arisaka]] dari [[Jepang]], dan [[Lee Enfield No. 4]] dari [[Inggris]]. Senapan-senapan ini dimodifikasi dengan ditambahkan laras khusus, alat bidik teleskop, [[bipod]], bantalan pipi, penyembunyi kilatan, dan lain-lain.
 
Sniper menggunakan kamuflase dan membatasi gerakan mereka, agar tidak bisa dideteksi.
 
Bidikan teleskopik harus mendapatkan perhatian khusus, karena [[lensa]] dari alat bidik harus terbuka, tapi dalam keadaan terbuka akan dapat memantulkan cahaya matahari, dan ini bisa membeberkan posisi sniper. Solusi yang biasa digunakan adalah mencari tempat bersembunyi yang tidak terkena cahaya matahari langsung, atau dengan menutupi lensa dengan sesuatu yang tidak memantulkan cahaya, seperti sebuah kain tipis.
 
Sniper modern juga harus memperhatikan kamuflase mereka jika dilihat dengan cahaya [[infra-merah]], karena militer modern sudah menggunakan penglihatan suhu (''[[thermal vision]]''), menggantikan [[night vision]], yang hanya meningkatkan intensitas cahaya. Bahan pakaian dan peralatan bisa muncul bila dilihat dengan alat thermal vision. Maka sniper juga bisa memakai bahan lain seperti plastik, atau bahan khusus seperti selimut thermal, atau bahan lain yang tidak terdeteksi oleh thermal vision.