Lindung nilai: Perbedaan revisi

35 bita dihapus ,  10 tahun yang lalu
k
memperbaiki typo dan format, membuang salah satu kata dari "adalah merupakan"
k (bot Menambah: bg:Хеджиране)
k (memperbaiki typo dan format, membuang salah satu kata dari "adalah merupakan")
'''Lindung nilai''' atau dalam [[bahasa Inggris]] disebut ''hedge'' dalam dunia [[keuangan]] dapat diartikan sebagai suatu investasi yang dilakukan khususnya untuk mengurangi atau meniadakan risiko pada suatu investasi lain.
Lindung nilai adalah merupakan suatu strategi yang diciptakan untuk mengurangi timbulnya risiko bisnis yang tidak terduga., di disampingsamping tetap dimungkinkannya memperoleh keuntungan dari invetasi tersebut.
 
Seorang ''hedger'' atau pelaku lindung nilai biasanya akan melakukan investasi pada suatu [[sekuritas]] yang diyakininya memiliki harga dibawahdi bawah nilai pasar yang seharusnya dan menggabungkannya dengan sekuritas lainnya yang berhubungan dengan sekuritas tersebut.
Holbrook Working, seorang perintis teori lindung nilai menyebut teori ini dengan istilah "speculation in the basis," (spekulasi dasar), di dimanamana dasarnya adalah perbedaan antara nilai teoritis lindung nilai dengan nilai pasar sesungguhnya.
 
Beberapa bentuk risiko yang diambil merupakan suatu risiko yang menyatu dari kegiatan bisnis yang dilakukan, dan beberapa merupakan hal yang wajar pada bisnis tertentu seperti misalnya pada bidang usaha pertambangan minyak dimana risiko kenaikan dan penurunan harga adalah hal yang wajar.
 
Beberapa bentuk risiko lainnya adalah tidak diinginkan namun tidak dapat dihindari tanpa dilakukan lindung nilai. Misalnya seseorang yang memiliki toko, tentunya dapat mengatasi risiko alami yang timbul seperti persaingan, kualitas barang yang jelek, barang yang tidak diminati, dan lainnya,. namunNamun, risiko musnahnya sediaan barang dagangan oleh kebakaran adalah suatu risiko yang tidak diinginkan, tetapi dapat dilakukan lindung nilai dengan mengasuransikan tokonya terhadap risiko kebakaran.
 
Tidak semua lindung nilai adalah merupakan instrumen keuangan. Misalnya saja seorang produser yang melakukan [[ekspor]] ke negara lain dapat melakukan lindung nilai atas risiko nilai tukar mata uang dengan cara menghitung biaya-biaya produksinya dalam mata uang yang diinginkannya .
 
[[Bank|Perbankan]] dan lembaga keuangan lainnya menggunakan lindung nilai untuk mengendalikan ketidak sesuaian antara [[aktiva]] dan kewajibannya seperti misalnya ketidak sesuaian saat jatuh tempo antara posisi jual, suku bunga pinjaman tetap dan [[deposito]] jangka pendek.
== Contoh lindung nilai ==
 
Seorang [[investor]] percaya bahwa harga saham dari perusahaan XXX akan naik bulan depan sehubungan dengan ditemukannya suatu metode baru yang effisienefisien dalam produksi ZZZ.
Ia ingin membeli saham XXX agar dapat memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham yang diperkirakannya, namun XXX berada pada kelompok industri yang berisiko tinggi.
Apabila si investor secara sederhana langsung melakukan pembelian saham termaksud, maka transaksi tersebut merupakan suatu tindakan spekulatif.
Namun, si investor meminati saham perusahan XXX tersebut sehingga mengabaikan kelompok industri dimanadi mana perusahaan tersebut berada, namun ia ingin melakukan lindung nilai terhadap risiko terhadap industri dimanadi mana perusahaan tersebut berada dengan melakukan posisi jual (short) dengan nilai yang sama dari saham pesaing langsung dari XXX yaitu saham AAA.
Apabila si investor melakukan posisi jual (short) suatu aset yang secara [[matematis]] memiliki suatu nilai yang berhubungan dengan nilai saham XXX ( misalnya [[opsi (keuangan)|opsi]] beli (call option) saham XXX) maka transaksi tersebut dapat berisiko dan transaksi ini disebut [[arbitrasi]] (''arbitrage'') <ref>'''Arbitrage''' yaitu suatu istilah bahasa Inggris yang digunakan untuk mengartikan suatu transaksi pembelian dan penjualan suatu sekuritas atau [[valuta asing]] yang dilakukan secara serempak pada pasar yang berbeda dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga dikedua pasar</ref><ref>[http://www.m-w.com/dictionary/arbitrage Merriam-Webster's online dictionary]</ref>. Tetapi, apabila risiko tetap ada dalam transaksi tersebut maka ini disebut lindung nilai.
 
 
[[Portofolio]] si investor pada hari pertama adalah sebagai beikut :
* Posisi beli (long) 1.000 saham dari XXX dengan harga Rp 100
* Posisi jual (short) 500 saham dari AAA dengan harga Rp. 200
(Catatan : si pedagang melakukan penjualan (short) dengan nilai transaksi yang sama)
 
Pada hari kedua transaksi, beredar suatu berita baik terhadap prospek industri ZZZ, dan semua harga saham industri ZZZ naik namun karena XXX adalah merupakan perusahan terbesar dalam industri ZZZ maka sahamnya mengalami kenaikan lebih tinggi yaitu sebesar 10% dibandingkan saham AAA yang hanya mengalami kenaikan 5%, sehingga portofolio si investor menjadi sebagai berikut :
 
Pada hari kedua transaksi, beredar suatu berita baik terhadap prospek industri ZZZ, dan semua harga saham industri ZZZ naik namun karena XXX adalah merupakan perusahan terbesar dalam industri ZZZ maka sahamnya mengalami kenaikan lebih tinggi yaitu sebesar 10%, dibandingkan saham AAA yang hanya mengalami kenaikan 5%, sehingga portofolio si investor menjadi sebagai berikut :
* Posisi beli (long) 1.000 saham dari XXX dengan harga Rp 110 - keuntungan Rp. 10.000
* Posisi jualbeli (shortlong) 5001.000 saham dari AAAXXX dengan harga Rp. 210110 - rugikeuntungan Rp. 510.000
* Posisi belijual (longshort) 1.000500 saham dari XXXAAA dengan harga Rp 110210 - keuntunganrugi Rp. 105.000
(pada posisi jual (short), si investor mengalami kerugian sewaktu harga saham naik)
 
 
Pada hari kedua tersebut si investor mungkin saja menyesal telah melakukan lindung nilai sehingggasehingga mengurangi keuntungannya pada kenaikan harga saham XXX, namun pada hari ketiga sebuah berita buruk beredar mengenai efek produk ZZZ terhadap kesehatan dan semua harga saham perusahaan yang memproduksi ZZZ jatuh hinga 50%, namunamun karena XXX merupakan perusahaan yang lebih baik daripada AAA maka penurunan harga sahamnya lebih rendah dibandingkan AAA.
 
 
Nilai dari Posisi beli (long) saham XXX :
* Hari ke 1 — Rp 100.000
* Hari ke 2 — Rp 110.100
* Hari ke 3 — Rp 5500055.000 - Rugi Rp 45.000
 
 
Nilai dari Posisi jual (short) saham AAA:
* Hari ke 1 — Rp 100.000
* Hari ke 2 — Rp 105.000
* Hari ke 3 — Rp 52.500 - Untung Rp 47.500
 
 
Tanpa melakukan lindung nilai maka si investor akan mengalami kerugian Rp 45.000, tetapi dengan lindung nilai yaitu mengambil posisi jual (short) pada saham AAA telah menghasilkan keuntungan Rp 2.500 pada saat pasar mengalami kejatuhan.
 
Contoh tersebutdi diatas adalahatas merupakan suatu bentuk lindung nilai yang klasik yang dikenal dalam dunia keuangan sebagai "perdagangan berpasangan" ''(pairs trade)''.
 
== Lindung nilai secara alamiah ==
* Bagi eksportir, dibutuhkan lindung nilai dari mata uang yang digunakan importir sebagai pembayaran, yang dikenal sebagai lindung nilai terhadap risiko gejolak nilai tukar [[mata uang]].
* Kenaikan [[suku bunga]] pinjaman, yang berisiko bagi peminjam dan bagi si pemberi pinjaman apabila suku bunga turun.
* [[Ekuitas]] , risikonya adalah jatuhnya nilai ekuitas yang dimilikinya.
 
 
== Beberapa bentuk lindung nilai ==
 
* [[Kontrak serah]] dan [[kontrak berjangka]] adalah merupakan suatu lindung nilai terhadap risiko pergerakan harga di pasar, yang pada awalnya diciptakan oleh pasar komoditi pada abad ke 19 namun pada 50 tahun terakhir ini produk-produknya telah berkembang dan digunakan di pasar global sebagai sarana lindung nilai atas risiko pasar keuangan.
 
* Lindung nilai terhadap risiko [[kredit]] macet; dimanadi mana risiko kredit adalah merupakan suatu risiko dalam bisnis [[bank|perbankan]], namun merupakan risiko yang tidak dikehendaki oleh para pedagang,. makaMaka, untuk melakukan lindung nilai maka, pedagang menjual obligasi yang dipegangnya dengan potongan harga.
 
* Lindung nilai terhadap mata uang digunakan oleh para investor guna melindungi investasinya di negara lain juga oleh dunia industri yang menggunakan berbagai mata uang dalam perdagangannya.