Sang Pencerah: Perbedaan revisi

488 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
k
tambah dikit
k (tambah dikit)
'''Sang Pencerah''' adalah film drama tahun [[2010]] yang disutradarai oleh [[Hanung Bramantyo]] berdasarkan kisah nyata tentang pendiri [[Muhammadiyah]], [[Ahmad Dahlan]]. Film ini dibintangi oleh [[Lukman Sardi]] sebagai Ahmad Dahlan, [[Muhammad Ihsan Tarore|Ihsan Idol]] sebagai Ahmad Dahlan Muda, dan [[Zaskia Adya Mecca]] sebagai Nyai Ahmad Dahlan.
 
Film ini menjadikan sejarah sebagai pelajaran di masa kini tentang toleransi, koeksistensi (bekerjasama dengan yang berbeda keyakinan), kekerasan berbalut agama, dan semangat perubahan yang kurang<ref>[http://movie.detikhot.com/read/2010/09/07/111422/1436611/918/sang-pencerah-kisah-sang-panutan-bangsa 'Sang Pencerah': Kisah Sang Panutan Bangsa], DetikHot Movie</ref>. Sang Pencerah mengungkapkan sosok pahlawan nasional itu dari sisi yang tidak banyak diketahui publik. Selain mendirikan organisasi Islam Muhammadiyah, lelaki tegas pendirian itu juga dimunculkan sebagai pembaru Islam di Indonesia. Dia memperkenalkan wajah Islam yang modern, terbuka, serta rasional<ref>[http://cetak.kompas.com/read/2010/09/15/0320154/ahmad.dahlan.dari.kauman.untuk.indonesia Ahmad Dahlan, dari Kauman untuk Indonesia], Kompas 15 September 2010</ref>.
 
== Sinopsis ==
Sepulang dari Mekah, Darwis muda ([[Muhammad Ihsan Tarore]]) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah sesat, Syirik dan Bid'ah.
 
Dengan sebuah kompas, dia menunjukkan arah qiblatkiblat di [[Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat#Mesjid Gedhe Kasultanan|Masjid Besar Kauman]] yang selama ini diyakini ke barat ternyata bukan menghadap ke [[Ka'bah]] di [[Mekah]], melainkan ke [[Afrika]]. Usul itu kontan membuat para kiai, termasuk penghulu Masjid Agung Kauman, Kyai Penghulu Cholil Kamaludiningrat ([[Slamet Rahardjo]]), meradang. Ahmad Dahlan, anak muda yang lima tahun menimba ilmu di Kota Mekah, dianggap membangkang aturan yang sudah berjalan selama berabad-abad lampau.
 
Walaupun usul perubahan arah qiblatkiblat ini ditolak, melalui suraunya Ahmad Dahlan ([[Lukman Sardi]]) mengawali pergerakan dengan mengubah arah [[Qiblatkiblat]] yang salah. Ahmad Dahlan dianggap mengajarkan aliran sesat, menghasut dan merusak kewibawaan [[Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat|Keraton]] dan Masjid Besar.
 
Bukan sekali ini Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) membuat para kyai naik darah. Dalam khotbah pertamanya sebagai khatib, dia menyindir kebiasaan penduduk di kampungnya, Kampung [[Kauman, Yogyakarta]]. "Dalam berdoa itu cuma ikhlas dan sabar yang dibutuhkan, tak perlu kiai, ketip, apalagi sesajen," katanya. Walhasil, Dahlan dimusuhi.
 
Langgar kidul di samping rumahnya, tempat dia salat berjemaah dan mengajar mengaji, bahkan sempat hancur diamuk massa lantaran dianggap menyebarkan aliran sesat<ref name=resensitempo>[http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/09/08/Budaya/index.html Jejak Langkah Ahmad Dahlan], Koran Tempo 8 September 2010</ref>.
 
Dahlan, yang piawai bermain biola, dianggap kontroversial. Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda, serta mengajar agama Islam di [[Kweekschool]] atau sekolah Belandapara bangsawan di [[OSVIAJetis, Yogyakarta]] Magelang.
 
Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan [[priyayi]] Jawa di [[Budi Utomo]]. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda [[Kauman]] itu surut. Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah ([[Zaskia Adya Mecca]]) dan lima murid murid setianya : Sudja ([[Giring Ganesha]]), Sangidu ([[Ricky Perdana]]), Fahrudin ([[Mario Irwinsyah]]), Hisyam ([[Dennis Adhiswara]]) dan Dirjo ([[Abdurrahman Arif]]), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman.<ref>[http://www.21cineplex.com/sang-pencerah,movie,2364.htm 21Cineplex - Sinopsis "Sang Pencerah"]</ref>
8.156

suntingan