Interferon: Perbedaan revisi

589 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
== Fungsi ==
Interferon, terutama alfa dan beta memiliki peranan penting dalam pertahanan terhadap infeksi virus. Senyawa interferon adalah bagian dari sistem umunimun non-spesifik dan senyawa tersebut akan terinduksi pada tahap awal infeksi virus, sebelum sistem imun spesifik merespon infeksi tersebut. Pada saat rangsangan atau stimulus biologis terjadi, sel yang memproduksi interferon akan mengeluarkannya ke lingkungan sehingga interferon dapat berikatan dengan [[reseptor]] sel target dan menginduksi transkripsi dari 20-30 gen pada sel target. Hal ini menghasilkan keadaaan [[anti-virus]] pada sel target. Aktivasi protein interferon terkadang dapat menimbulkan kematian sel yang dapat mencegah infeksi lebih lanjut pada sel.<ref name="testedu">[http://pathmicro.med.sc.edu/mhunt/interferon.htm INTERFERON]. University of South Carolina School of Medicine.</ref>
 
== Terapi Interferon ==
Interferon-α dan -β telah digunakan untuk penyembuhan berbagai infeksi virus, salah satunya adalah beberapa [[hepatitis C]] dan [[hepatitis B|B]] tertentu yang bersifat kronis serta akut dapat menggunakan interferon-α. Sementara itu, interferon-γ yang berperan dalam aktivasi [[makrofag]], digunakan dalam penyembuhan kusta lepromatosa, [[toksoplasmosis]], dan leisymaniasis. Efek anti-proliferasi yang dimiliki interferon juga menyebabkan senyawa ini dapat digunakan untuk mengatasi [[tumor]] seperti melanoma dan [[Sarkoma Kaposi]].<ref name="edu" />
 
== Referensi ==
3.550

suntingan