Hasil usaha tani: Perbedaan revisi

377 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Dalam [[ekonomi pertanian]], '''hasil usaha tani''', atau sangat sering disingkat '''hasil''' saja, adalah [[besaran]] yang menggambarkan banyaknya produk [[panen]] [[usaha tani]] yang diperoleh dalam satu luasan [[lahan]] dalam satu siklus produksi. Satuan hasil biasanya adalah bobot ([[massa]]) per satuan luas, seperti [[kg]] per [[hektare]] (= kg/ha atau kg.ha<sup>-1</sup>), [[kuintal]] (desiton, dt) per hektare, dan (metrik-)[[ton]] per hektare.
 
Hasil membantu menggambarkan tingkat nisbah/rasio keuntungan yang diperoleh dari pemberian masukan terhadap lahan usaha. Dalam praktek, hasil sering kali dikonversi menjadi nilai ekonomi (nilai jual) per satuan luas untuk membantu perhitungan keuntungan ekonomi.
Pendugaan hasil dilakukan dengan mengambil luasan contoh, yang dikenal sebagai petak [[Ubin (luas)|ubin]]an. Untuk pertanaman [[padi]] dan [[palawija]] tertentu, ukuran petak ubinan adalah 14 m<sup>2</sup>.
 
PendugaanUntuk suatu lahan yang luas atau dalam kondisi keterbatasan instrumen untuk mengukur, pendugaan hasil dilakukan dengan mengambil luasan contoh, yang dikenal sebagai petak [[Ubin (luas)|ubin]]an. Untuk pertanaman [[padi]] dan [[palawija]] tertentu, ukuran petak ubinan adalah 14 m<sup>2</sup>.
 
== Lihat pula ==
30.606

suntingan