Talcott Parsons: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
paragraf pembuka perlu diperbaiki (Negara tempat berkarya? Apa yang membuat ia terkenal?)
Athrion (bicara | kontrib)
k ProyekWiki disambiguasi - Mari bergabung !
Baris 16:
Parsons menjadi pengajar di [[Harvard]] pada tahun 1927, dan meskipun ia berpindah jurusan beberapa kali, Parsons tetap berada di Harvard sampai dengan ia [[wafat]] tahun 1979. Perjalanan kariernya tidak pesat ia tidak memperoleh posisi tetap sampai dengan tahun 1939. Dua tahun sebelumnya, ia mempublikasikan buku ''the structure of social action'', satu buku yang tidak hanya memperkenalkan teoritisi-teoritisi sosial utama semisal Weber kepada [[sosiolog]] lain, namun juga menjadi dasar bagi pengembangan teori Parsons sendiri. <ref> {{en}} William Buxton. 1985. Talcott Parsons and the Capitalist Nation-State: Political Sociology as a Strategic Vacation. Toronto: University of Toronto Press. Hlm. 235.</ref>
 
Sesudah itu karier akademis Parsons maju pesat.<ref name=" Alexander"/> Dia menjadi ketua jurusan [[sosiologi]] di Harvard pada 1944 dan dua tahun kemudian mendirikan [[Departemen Hubungan Sosial]], yang tidak hanya memasukkan sosiolog, tetapi juga berbagai sarjana ilmu sosial lainnya.<ref> {{en}} Charles Camic. 1990. An Historical Prologue. American Journal of Sociology. 55: 313-319.</ref>. Tahun 1949, ia terpilih menjadi Presiden The American Sociological Association.<ref name=" Alexander"/> Tahun 1950-an dan menjelang tahun 1960-an, dengan diterbitkannya buku seperti ''The Social System'' pada tahun 1951 Parsons menjadi tokoh dominan dalam [[sosiologi]] [[Amerika Serikat|Amerika]].<ref> {{en}} Jonathan Turner. 2001b. Handbook of Sociological Theory. New York: Kluwer Academic/Plenum Publishers. Hlm. 76</ref>.
 
Tetapi, di akhir 1960-an Parsons mendapat serangan sayap [[radikal]] [[sosiologi]] [[Amerika Serikat|Amerika]] yang baru muncul.<ref name=" Alexander"/> Parsons dinilai berpandangan [[politik]] [[Konservatisme|konservatif]] dan teorinya dianggap sangat [[Konservatisme|konservatif]] dan tidak lebih dari sebuah [[skema]] kategorisasi yang rumit.<ref name=" Alexander"/> Akan tetapi, pada tahun 1980-an timbul kembali perhatian terhadap teori Parsons, tidak hanya di [[Amerika Serikat]] tetapi juga di seluruh dunia.<ref name=" Alexander"/> Pemikiran Parsons tidak hanya memengaruhi pemikir konservatif, tetapi juga teoritisi neo-[[Marxian]], terutama [[Jurgen Harbemas]].<ref> {{en}} Sciulli, David and Gerstein Dean. 1985. Social Theory and Talcott Parsons in the 1980s. Annual Review of Sociology 11: 369-587</ref>.
 
Setelah kematian Parsons, sejumlah bekas mahasiswanya, semuanya [[sosiolog]] sangat terkenal, merenungkan arti pentingnya teorinya maupun pencipta [[teori]] itu sendiri. Dalam renungan mereka, para sosiolog ini mengemukakan pengertian menarik tentang Parsons dan [[karya]]nya. Beberapa pandangan selintas mengenai Parsons yang direproduksi di sini bukan dimaksudkan untuk membuat gambaran yang masuk akal, tetapi dimaksudkan untuk mengemukkan pandangan selintas yang provokatif mengenai Parsons dan karya-karyanya. <ref> William Buxton. Hlm. 236.</ref>.
Baris 25:
 
== Konsep Pemikiran ==
Sebagai seorang sosiolog [[kontemporer]] dari [[Amerika Serikat|Amerika]] yang menggunakan [[pendekatan fungsional]] dalam melihat [[masyarakat]], baik yang menyangkut [[fungsi]] dan [[proses]]nya.<ref name="Richard"> {{en}} Richard Grathoff (ed.) The Correspondence between Alfred Schutz and Talcott Parsons: The Theory of Social Action. Bloomington and London: Indiana University Press, 1978. Page 67-87</ref> [[Pendekatan]]nya selain diwarnai oleh adanya keteraturan masyarakat yang ada di Amerika juga dipengaruhi oleh pemikiran [[Auguste Comte]], [[Emile Durkheim]], [[Vilfredo Pareto]] dan [[Max Weber]]. Hal tersebut di ataslah yang menyebabkan [[Teori]] Fungsionalisme Talcott Parsons bersifat kompleks. <ref name="Richard"/>
 
[[Asumsi]] dasar dari Teori Fungsionalisme Struktural, yaitu bahwa [[masyarakat]] terintegrasi atas dasar kesepakatan dari para anggotanya akan [[nilai]]-nilai kemasyarakatan tertentu yang mempunyai kemampuan mengatasi perbedaan-perbedaan sehingga masyarakat tersebut dipandang sebagai suatu [[sistem]] yang secara [[fungsional]] ter[[integrasi]] dalam suatu keseimbangan.<ref name="Richard"/> Dengan demikian masyarakat adalah merupakan kumpulan [[sistem]]-sistem [[sosial]] yang satu sama lain berhubungan dan saling ketergantungan.<ref name="Richard"/>
Baris 32:
 
=== Tindakan Sosial dan Orientasi Subjektif ===
Teori Fungsionalisme Struktural yang dibangun Talcott Parsons dan dipengaruhi oleh para sosiolog [[Eropa]] menyebabkan teorinya itu bersifat [[empiris]], [[positivistis]] dan [[ideal]].<ref name="Richard"/> Pandangannya tentang tindakan [[manusia]] itu bersifat [[voluntaristik]], artinya karena tindakan itu didasarkan pada dorongan kemauan, dengan mengindahkan [[nilai]], [[ide]] dan [[Norma (sosiologi)|norma]] yang disepakati.<ref name="Richard"/> Tindakan individu manusia memiliki kebebasan untuk memilih sarana (alat) dan tujuan yang akan dicapai itu dipengaruhi oleh [[lingkungan]] atau kondisi-kondisi, dan apa yang dipilih tersebut dikendalikan oleh [[nilai dan norma]].<ref name="Richard"/>
 
[[Prinsip]]-prinsip pemikiran Talcott Parsons, yaitu bahwa [[tindakan]] [[individu]] [[manusia]] itu diarahkan pada tujuan.<ref name="Richard"/> Di samping itu, tindakan itu terjadi pada suatu kondisi yang unsurnya sudah pasti, sedang [[unsur]]-unsur lainnya digunakan sebagai alat untuk mencapai [[tujuan]]. Selain itu, secara normatif tindakan tersebut diatur berkenaan dengan penentuan alat dan tujuan.<ref name="Richard"/> Atau dengan kata lain dapat dinyatakan bahwa tindakan itu dipandang sebagai kenyataan [[sosial]] yang terkecil dan mendasar, yang unsur-unsurnya berupa [[alat]], [[tujuan]], [[situasi]], dan [[Norma (sosiologi)|norma]]. Dengan demikian, dalam tindakan tersebut dapat digambarkan yaitu individu sebagai pelaku dengan alat yang ada akan mencapai tujuan dengan berbagai macam cara, yang juga individu itu dipengaruhi oleh kondisi yang dapat membantu dalam memilih tujuan yang akan dicapai, dengan bimbingan [[nilai]] dan ide serta [[Norma (sosiologi)|norma]]. Perlu diketahui bahwa selain hal-hal tersebut di atas, tindakan individu manusia itu juga ditentukan oleh orientasi subjektifnya, yaitu berupa [[orientasi]] motivasional dan orientasi nilai. Perlu diketahui pula bahwa tindakan individu tersebut dalam realisasinya dapat berbagai macam karena adanya unsur-unsur sebagaimana dikemukakan di atas.
 
=== Analisis Struktural Fungsional dan Diferensiasi Struktural ===