Gichin Funakoshi: Perbedaan revisi

20 bita dihapus ,  11 tahun yang lalu
 
== Karate Shotokan ==
Funakoshi menguasai kedua aliran karate Okinawa yang populer pada waktu itu, [[Shōrei-ryu]] dan [[Shōrin-ryu]]. Aliran karate yang didirikannya diberi nama Shotokan yang berasal dari [[nama pena]] Funakoshi, ''Shoto'' yang berarti ''gelombang pinus''" (gerakan daun-daun pinus ketika angin bertiup). Selain sebagai master karate, Funakoshi adalah seorang filsuf dan penyair yang produktif. Ia sering diberitakan berjalan hingga jauh sekali di dalam hutan untuk bermeditasi dan menulis puisi.<ref name="threemasters">John Stevens (1995). "Three Budo Masters: Kano, Funakoshi, Ueshiba". Kodansha International ISBN 4-7700-1852-5</ref> ''Kan'' berarti ''aula latihan'' atau ''rumah'', sehingga ''Shotokan'' berarti ''rumah Shoto''. Nama aliran karate ini diciptakan oleh murid-murid Funakoshi yang memasang plang nama bertuliskan ''Shoto kan'' di atas pintu masuk [[dojo]] tempat mereka berlatih.
 
Pada akhir 1910-an, Funakoshi telah memiliki banyak murid, di antaranya dianggap mampu untuk meneruskan ajaran sang guru. Funakoshi sendiri melanjutkan usahanya untuk menyebarluaskan karate Okinawa, dan berkelana ke kepulauan utama Jepang pada tahun 1922.<ref name="funakoshi_autobiagraphy" />
 
Pada tahun 1939, Funakoshi mendirikan [[dojo]] Shōtōkan yang pertama di [[Tokyo]]. Ia juga mengubah sebutan untuk seni beladiri yang diajarkannya, dari {{nihongo|''tōte''|唐手}} yang terdiri dari dua aksara [[kanji]]: 唐 (''tō'', ''kara''; Dinasti Tang atau Cina) dan 手 (''te'', tangan) menjadi {{nihongo|karate|空手||tangan kosong}}. Keduanya ditulis dengan aksara kanji yang berbeda, walaupun sebetulnya 唐手 dapat dibaca secara ''[[Kun'yomi#Ucapan_Jepang(kun'yomi)|kun'yomi]]'' sebagai ''karate''. Funakoshi percaya bahwa istilah baru yang diciptakannya tidak akan menimbulkan kesalahpahaman di kalangan orang, bahwa karate berasal dari [[wushu|seni bela diri Cina]].
 
Di [[Tokyo]], Funakoshi mendirikan [[Asosiasi Karate Jepang]] (JKA) pada 1949, dan diangkat sebagai ketua kehormatan. Ia tetap tinggal di Tokyo hingga tutup usia pada tahun 1957.
21.102

suntingan