Pasir Berbisik: Perbedaan revisi

96 bita ditambahkan ,  13 tahun yang lalu
k
+intro
(+infobox)
 
k (+intro)
| country = [[Indonesia]]
| awards =
| movie_language = [[Bahasa Indonesia|Indonesia]]
| budget =
| gross =
| imdb_id = 0292171
}}
''''Pasir Berbisik'''' adalah sebuah [[film]] [[Indonesia]] tahun [[2001]] yang disutradarai [[Nan Achnas]]. Film ini mengisahkan kehidupan seorang gadis, Daya ([[Dian Sastrowardoyo]]) yang hidup bersama ibunya, Berlian ([[Christine Hakim]]), seorang wanita yang menyambung hidupnya dengan menjual jamu. Daya dan Berlian, hidup terasing di pinggir kawasan suatu pantai di sebuah kawasan gurun pasir. Daya hidup tanpa kehadiran seorang bapak yang telah hilang entah ke mana. Berlian pun dengan perasaannya yang terlalu sayang dengan Daya, akhirnya menjadi megekang kehidupan anak gadisnya itu. Dalam kehidupan sepi dan terkungkung, Daya sering membayangkan kehadiran bapaknya yang telah menghilang tanpa pesan. Dalam keanehannya, Daya sering mendekatkan telinganya ke pasir untuk mendengar pasir yang seolah berbisik kepadanya.
 
'''Pasir Berbisik''' mengisahkan kehidupan seorang gadis, Daya ([[Dian Sastrowardoyo]]) yang hidup bersama ibunya, Berlian ([[Christine Hakim]]), seorang wanita yang menyambung hidupnya dengan menjual jamu. Daya dan Berlian, hidup terasing di pinggir kawasan suatu pantai di sebuah kawasan gurun pasir. Daya hidup tanpa kehadiran seorang bapak yang telah hilang entah ke mana. Berlian pun dengan perasaannya yang terlalu sayang dengan Daya, akhirnya menjadi megekang kehidupan anak gadisnya itu. Dalam kehidupan sepi dan terkungkung, Daya sering membayangkan kehadiran bapaknya yang telah menghilang tanpa pesan. Dalam keanehannya, Daya sering mendekatkan telinganya ke pasir untuk mendengar pasir yang seolah berbisik kepadanya.
<br>
 
Pada satu hari, kampung mereka diserang, lantas mereka berdua terpaksa berpindah ke daerah yang lain. Mereka berjalan mengarungi gurun untuk berpindah ke tempat baru itu, untuk memulai hidup baru. Ketika di tempat baru itu, Daya menemui seorang sahabat baru bernama Sukma ([[Dessy Fitri]]). Daya dan Berlian meniti kehidupan mereka dengan penuh gigih di tempat baru ini. Keadaan mulai berubah ketika suami Berlian, Agus ([[Slamet Rahardjo]]) tiba-tiba saja muncul kembali dalam kehidupannya. Walaupun pada mulanya ragu, Berlian akhirnya menerima kembali kehadiran Agus ke dalam hidupnya.
<br>
 
Agus berhasil membahagiakan Daya kembali setelah sekian lama Daya merindukan kehadiran bapaknya. Walau bagaimanapun, kebahagiaan ini hanya datang sekejap saja. Karena uang, Agus rela membawa Daya berjumpa dengan Suwito ([[Didi Petet]]) yang telah lama mendambakan Daya. Mulai saat itu, Daya bergelut dengan perasaan sedih setelah dirinya dinodai Suwito.