Lengkong, Garawangi, Kuningan: Perbedaan revisi

37 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
== Sejarah ==
Lengkong merupakan salah satu desa tertua di Kabupaten [[Kabupaten Kuningan|Kuningan]], terbukti di desa ini terdapat beberapa makam keramat yang sudah berusia ratusan tahun dan sampai sekarang masih terawat dengan baik. Desa ini diperkirakan merupakan awal muasal lahirnya pemerintahan otonom di Kerajaan Kuningan, dipimpin oleh seorang pemimpin yang lebih dikenal dengan sebutan Dalem Lengkong. Awalnya desa Lengkong mempunyai wilayah yang cukup luas, mencakup sebagian wilayah Kuningan bagian utara, masuk kedalam otorita kekuasaan desa Lengkong. Namun demikian seiring dengan perkembangan zaman dan pertumbuhan jumlah penduduk, desa Lengkong dibagi kedalam beberapa wilayah administratif, terakhir yang memisahkan diri dari wilayah Lengkong adalah Desa [[Karangtawang, Kuningan, Kuningan|Karangtawang]] dan disusul oleh Desa Tembong Jaya.
 
Pada mulanya desa Lengkong dikenal dengan sebutan ''Langgeng Kamulyan'', nama Langgeng Kamulyan sendiri bertahan hingga sekitar tahun 1930-an. Entah kenapa, kemudian nama desa ini berubah menjadi Lengkong, meskipun sebenarnya bukan merupakan singkatan dari Langgeng Kamulyan. Bukti bahwa nama Lengkong dulunya Langgeng Kamulyan adalah lapang sepak bola desa yang masih menggunakan nama Stadion Langgeng Kamulyan.
# Di sebelah utara berbatasan dengan desa Sindangsari dan Kaduagung.
# Di sebelah selatan berbatasan dengan desa [[Karangtawang, Kuningan, Kuningan|Karangtawang]] dan kelurahan [[Winduhaji, Kuningan, Kuningan|Winduhaji]].
# Di sebelah barat berbatasan dengan desa tembongTembong Jaya dan Guranteng.
# Di sebelah timur berbatasan dengan desa Puwasari dan Garawangi.
 
Pengguna anonim