Bangkong serasah: Perbedaan revisi

16 bita dihapus ,  10 tahun yang lalu
k
Bot melakukan perubahan kosmetika
k (Bot melakukan perubahan kosmetika)
}}
 
'''Bangkong serasah''' atau katak serasah adalah sejenis [[kodok]] dari suku Megophryidae. Nama ilmiahnya adalah ''Leptobrachium hasseltii'' Tschudi, 1838. Nama lainnya dalam [[bahasa Inggris]] adalah ''Hasselt’s litter frog''; dinamai demikian sebagai penghargaan kepada [[J.C. van Hasselt]], seorang ahli dan naturalis yang bekerja di [[Hindia Belanda]] (Indonesia pada masa penjajahan Belanda).
 
== Pemerian ==
[[Berkas:Leptob hasselt 060614 7096 jbti ed resize.jpg|thumb|left|''L. hasseltii'' pada fase terang]]
Bangkong yang bertubuh sedang, antara 50-70 mm. Jantan umumnya lebih kecil daripada yang betina. Gendut pendek dengan kepala bulat dan besar, ''lebih besar daripada tubuhnya''; mata besar dan melotot.
 
Dorsal (bagian punggung) berwarna coklat abu-abu kebiruan atau keunguan (fase gelap), atau keemasan (fase terang). Terdapat bercak-bercak bulat telur berwarna gelap yang terletak [[simetris]], tepi luar bercak berwarna keemasan. Coreng hitam berjalan dari ujung moncong hingga mata, dan dilanjutkan di bawah lipatan supratimpanik hingga ke pundak. Iris berwarna gelap kehitaman.
 
Ventral (sisi bawah tubuh) abu-abu hingga kehitaman di perut, berbintik-bintik putih.
 
[[Berkas:Leptob hasselt 060615 7441 jbti ed resize.jpg|thumb|left]]
Bangkong ini hanya didapati di [[hutan]], kebanyakan di pegunungan, terutama di tempat yang tidak jauh dari [[sungai]]. Aktif di malam hari (nokturnal), bangkong serasah tidur di siang hari atau bersembunyi di balik [[serasah]] hutan. Dengan kaki yang pendek, kodok ini melompat pendek-pendek dan sering pula merayap perlahan-lahan di kayu atau batu dengan tubuh diangkat.
 
Kodok jantan berbunyi-bunyi di malam hari di atas tumpukan serasah, tepian sungai, atau bebatuan di dekat aliran air. Terkadang sambil membersihkan sisi belakang tubuhnya. Suaranya parau lemah, ''wuaak.. wak..wak..wak..'' bersahut-sahutan.
 
Sebelumnya, ''L. hasseltii'' diduga menyebar luas di [[Dangkalan Sunda]] hingga ke [[Semenanjung Malaya]], [[Sumatra]] dan [[Borneo]]. Akan tetapi kini diketahui menyebar terbatas hanya di [[Jawa]], [[Madura]], [[Bali]] hingga [[Kangean]]. ''Leptobrachium'' di ketiga wilayah yang pertama dipastikan berjenis lain, seperti ''L. pullum'' dan ''L. hendricksonii'' (Malaysia) dan ''L. abbotti'', ''L. gunungensis'' dan ''L. montanum'' (Borneo). Sementara populasi di Sumatra masih perlu ditetapkan. (Iskandar, 1998).
 
== Rujukan ==
* Iskandar, D.T. 1998. ''Amfibi Jawa dan Bali''.
 
== Pranala luar ==
692.563

suntingan