Buka menu utama

Perubahan

1.012 bita ditambahkan ,  9 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)''' adalah salah satu penerbit di bawah payung Kelompok Kompas Gramedia, yang memiliki tradisi memadukan bisnis dan kegiatan sosial. Leluri ini bersumber pada keyakinan bahwa profit dalam bisnis seyogianya diperoleh dari mengembangkan potensi sekeliling.
'''Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)''' adalah salah satu divisi [[Kelompok Kompas Gramedia]] yang berkonsentrasi kepada penerbitan buku ilmiah populer. Perusahaan ini didirikan pada 1 Juni 1996 atas prakarsa [[Parakitri T. Simbolon]], dan mulai beroperasi Januari 1997. Awalnya KPG bergerak dibidang penerbitan dan pelatihan. Buku pertama yang diterbitkan adalah ''Politik Kerakyatan'' (''Discorsi'') yang kemudian disusul dengan ''Politik Kekuasaan'' (''Il Principe''), keduanya adalah karya Niccolò Machiavelli yang kemudian disadur dalam bentuk cergam oleh KPG. Pada tahun yang sama KPG menerbitkan ''Vademekum Wartawan: Reportase Dasar'' karya Parakitri T. Simbolon dan ''Matinya Ilmu Ekonomi'', saduran dalam bentuk cergam dari buku ''The Death of Economics'' karya Paul Ormerod. Tahun 1998, KPG menyelenggarakan debat terbuka buku ''Matinya Ilmu Ekonomi'' dan menerbitkan ''Saman'' karya [[Ayu Utami]] untuk pertama kalinya, yang meraih best seller dengan cetak ulang sebanyak 23 kali, diikuti oleh terbitnya ''Komik Indonesia'' karya Marcel Bonneff, hasil dari penelitiannya selama bertahun-tahun mengenai komik Indonesia dalam bentuk disertasi.
'''Populer'''Didirikan dalampada artian1 Juni 1996 atas prakarsa [[Parakitri T. Simbolon]], '''KPG''' adalahberusaha bukumeningkatkan yangmelek seriussains namundan tanpaketerbukaan mengurangipikiran kenikmatanpembaca dalamdengan pembacaannyamenerbitkan buku-buku sains dan humaniora, baik lokal maupun terjemahan. SeriusSeperti namanya, karenapustaka bukutersebut ituhendaklah mestipopuler: serius dan nikmat. Serius, berarti sanggup memberi pembaca pemahaman yang jernih atas satu perkara, atau menggairahkan pembaca untuk memikirkan atau merenungkan satusuatu perkara lebih jauh lagi, atau memberi inspirasikejutan—sepetak ruang hening di tengah hiruk-pikuk banjir informasi. Nikmat, karenamaka bahasanya mengalir jelas dan bila perlu disajikan dengan gambarilustrasi, agarkartun, satuataupun dalam bentuk komik agar perkara rumit lebih gampang dipahami.
 
Buku pertama KPG, terbit pada 1996, adalah Politik Kerakyatan, cerita bergambar saduran Discorsi karya utama [[Niccolò Machiavelli]]. Setahun kemudian, Politik Kekuasaan, masih saduran karya Machiavelli, terbit hampir bersamaan dengan tiga karya duo kartunis Benny&Mice dalam seri Lagak Jakarta. Seri ini mendapat sambutan luas setelah pada 2007 terbit Edisi Lengkap Lagak Jakarta. Pembaca makin gandrung dengan duo kartunis Benny&Mice, sosiolog par excellence, ini setelah mereka meluncurkan buku-bukunya, 100 Tokoh yang Menghiasi Jakarta (2008), dan Lost in Bali 1 (2008) dan Lost in Bali 2 (2009), di samping karya tunggal Benny, Dari Presiden ke Presiden 1 dan 2.
 
Novel pertama KPG, Saman, karya [[Ayu Utami]], terbit hampir bertepatan dengan awal berkecambahnya Reformasi di negeri ini. Saman memenangi beberapa penghargaan sastra, di antaranya Lomba Penulisan Novel DKJ 1998 dan Prince Claus Award pada 2000. Kehadiran novel ini cukup fenomenal. Bukan hanya mutu sastranya yang tinggi dan keberaniannya mengangkat isu-isu politik dan seksualitas perempuan yang ketika itu ditabukan, Saman dicetak ulang hingga tiga kali dalam waktu…., hingga menjadi lokomotif untuk penerbitan sastra lokal.
 
Kartun Fisika karya Larry Gonick yang terbit pada 2001 merupakan buku sains pertama. Buku-buku sains lainnya antara lain adalah Seri Science Masters. Seri ini mencakup buku-buku populer karya saintis terkemuka dunia di berbagai bidang, mulai dari fisika kuantum hingga kosmologi, dan dari palaentologi hingga neurologi.
 
Di usianya yang ke-14 ini KPG telah menerbitkan sekitar 250 judul, baik terjemahan maupun lokal.
 
'''Populer''' dalam artian '''KPG''' adalah buku yang serius namun tanpa mengurangi kenikmatan dalam pembacaannya. Serius, karena buku itu mesti sanggup memberi pembaca pemahaman yang jernih atas satu perkara, atau menggairahkan pembaca untuk memikirkan atau merenungkan satu perkara lebih jauh lagi, atau memberi inspirasi. Nikmat, karena bahasanya mengalir jelas dan bila perlu disajikan dengan gambar agar satu perkara rumit lebih gampang dipahami.
 
== Pranala luar ==
20

suntingan