Buka menu utama

Perubahan

1.549 bita dihapus ,  9 tahun yang lalu
mematikan definisi ekonomi saja dan politik saja - fokus pada artikel
{[rapikan}}
 
'''Ilmu Ekonomi Politik''' adalah bagian dari ilmu sosial yang berbasis pada dua subdisiplin ilmu, yakni politik dan ekonomi.
 
Pembelajaran ilmu bersifat interdisiplin,dimana ilmu ini terdiri atas gabungan dua disiplin ilmu dan dapat digunakan untuk menganalisis ilmu sosial lainnya dengan isu-isu yang relevan dengan isu ekonomi politik. Ilmu ini berkembang dari ilmu [[filsafat]].<ref name="Didik"> Rachbini, Didick J. 2002. Ekonomi Politik : Paradigma dan Teori Pilihan Publik.Jakarta :Jakarta. Penerbit Ghalia Indonesia.</ref>. Kedua ilmu ini awalnya [[terintegrasi]] dalam ruang lingkup ilmu kemanusiaan ([[humaniora]]).
 
Ilmu ekonomi dapat membantu manusia dalam menentukan pilihan, karena manusia selalu dikelilingi atau hidup dalam pilihan-pilihan<ref>Rahardja, Prathama dkk. 2006. Teori Ekonomi Mikro: Suatu Pengantar. Edisi ketiga (Jakarta: Penerbit FEUI)</ref>. Ilmu ekonomi dapat terbagi menjadi dua yakni [[ekonomi mikro]] dan [[ekonomi makro]]. Ekonomi mikro cenderung membahas permasalahan ilmu ekonomi dalam skala kecil, misalnya membahas mengenai proses alokasi sumber daya secara efisien di tingkat individu, perusahaan, dan industri (kumpulan perusahaan yang menghasilkan barang sejenis). Kemudian ekonomi makro yang membahas permasalah ekonomi dalam lingkup yang lebih besar. Indikator efisiensi Makro, lebih besar dibandingkan mikro. Namun, pada intinya kedua jenis ilmu ini membahas mengenai bagaimana mengalokasikan sumber daya agar yang didapat secara maksimal dengan melibatkan berbagai macam institusi ekonomi yang ada.
 
Sedangkan definisi [[ilmu politik]] juga tidak kalah kompleksnya dengan ilmu tersebut. Joyce Mitchell, dalam bukunya ''Political Analysis and Public Policy'', mengatakan: “ Politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijakan umum untuk masyarakat seluruhnya”. Sedangkan Karl W. Deutsch berpendapat : Politik adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum. Lain halnya dengan Harold D. Laswell dalam buku ''Who Gets What, When and How'' berpendapat bahwa Politik adalah masalah siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana. Namun, hal yang berkembang sekarang adalah politik adalah cara-cara untuk mendapatkan kekuasaan.
 
Dalam hal ini, terdapat relevansi antara ilmu ekonomi dan politik. Ilmu ekonomi membahas aspek manusia dengan institusi ekonominya seperti, institusi pasar, aspek konsumsi dan poduksi, investasi, perdagangan keuangan yang kesemua itu bermuara pasar. Sedangkan ilmu politik, membahas fokus kajian tentang kekuasaan , pemerintahan dimana dalam ilmu politik hanya membahas hubungan kekuatan-kekuatan politik dalam bentuk kekuasaan dari institusi-institusi yang ada. Relevansi antara ilmu politik dan ekonomi adalah sama-sama mendasarkan diri pada pilihan dan keuntungan.
11.454

suntingan