Operasi Trikora: Perbedaan revisi

785 bita dihapus ,  10 tahun yang lalu
(←Membatalkan revisi 2948999 oleh 118.96.224.126 (Bicara))
Kapal Belanda menembakan tembakan peringatan yang jatuh di dekat KRI Harimau. Kolonel Sudomo memerintahkan untuk memberikan tembakan balasan, namun tidak mengenai sasaran. Akhirnya, Yos Sudarso memerintahkan untuk mundur, namun kendali KRI Macan Tutul macet, sehingga kapal itu terus membelok ke kanan.<ref name="intisari Juli"/> Kapal Belanda mengira itu merupakan manuver berputar untuk menyerang, sehingga kapal itu langsung menembaki KRI Macan Tutul. Komodor Yos Sudarso gugur pada pertempuran ini setelah menyerukan pesan terakhirnya yang terkenal, "Kobarkan semangat pertempuran".
 
=== Operasi penerjunan penerbang Indonesia ===
Pasukan Indonesia dibawah pimpinan Mayjen Soeharto melakukan operasi infiltrasi udara dengan menerjunkan penerbang menembus radar Belanda. Mereka diterjunkan di daerah pedalaman Papua bagian barat. Penerjunan tersebut menggunakan pesawat angkut Indonesia, namun, operasi ini hanya mengandalkan faktor pendadakan, sehingga operasi ini dilakukan pada malam hari. Penerjunan itu pada awalnya dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut ringan C-47 Dakota yang kapasitas 18 penerjun, namun karena keterbatasan kemampuannya, penerjunan itu dapat dicegat oleh pesawat pemburu Neptune Belanda.<ref name="Sibero"/>
 
Kapal laut indonesia memasuki wilayah kekuasaan Belanda di bagian selatan, yaitu dekat Merauke, namun karena terlihat oleh kapal Belanda, akhirnya prajurit muda Belanda yang berada di kapal perang meminta bantuan agar ditembakan Suar keatas, lalu ditembakkanlah kapal perang indonesia. jadi pada intinya, tidak ada yang namanya perang, indonesia dengan sengaja memasuki kawasan kekuasaan Belanda. itu intinya, tapi kita selama ini masuk dalam pembodohan dan pembohongan sejarah.
Pada tanggal [[19 Mei]] [[1962]], sekitar 81 penerjun payung terbang dari [[Bandar Udara Pattimura]], [[Kota Ambon|Ambon]], dengan menaiki pesawat Hercules menuju daerah sekitar Kota Teminabuan untuk melakukan penerjunan. Saat persiapan keberangkatan, komandan pasukan menyampaikan bahwa mereka akan diterjunkan di sebuah perkebunan teh, selain itu juga disampaikan sandi-sandi panggilan, kode pengenal teman, dan lokasi titik kumpul, lalu mengadakan pemeriksaan kelengkapan perlengkapan anggotanya sebelum masuk ke pesawat Hercules. Pada pukul 03.30 [[Waktu Indonesia Timur|WIT]], pesawat Hercules yang dikemudikan Mayor Udara T.Z. Abidin terbang menuju daerah Teminabuan.
sejarah telah diperkosa oleh bangsa indonesia.
 
Dalam waktu tidak lebih dari 1 menit, proses pendaratan 81 penerjun payung selesai dan pesawat Hercules segera meninggalkan daerah Teminabuan. Keempat mesin Allison T56A-15 C-130B Hercules terbang menanjak untuk mencapai ketinggian yang tidak dapat dicapai oleh pesawat Neptune milik Belanda.<ref name="Sibero"/>
| date =09-03-2007
| url =http://www.tni.mil.id/patriotweb/?action=NewsDetail&id=43&catid=80&ed=6
}}</ref> Lebih dari 100 kapal perang dan 16.000 prajurit disiapkan dalam operasi tersebut. lagi2 pembodohan....
 
== Akhir dari konflik ==
Pengguna anonim