Bunga lawang: Perbedaan revisi

14 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi '{{Taxobox | name = Bunga Lawang / Pekak | image = IMG 1076aw.jpg | image_width = 250px | image_caption = Buah Pekak (''Illicium verum'') | regnum = Plantae | divisio ...')
 
k
| binomial_authority = [[Hook.f.]]
}}
'''Bunga lawang''' atau '''Kembang Lawang''' atau '''pekak''' adalah rempah yang memiliki rasa yang mirip dengan [[Adas manis]]. Rempah ini banyak digunakan di dalam masakan negara-negara Asia. Bunga lawang adalah salah satu bumbu tradisional masakan Cina yaitu ''ngo hiong'' yang terdiri dari lima jenis rempah. Nama Bunga Lawang dalam [[Bahasa Cina]] adalah ''ba jiao'' atau ''bat gok'' yang memiliki arti "delapan tanduk", sesuai dengan bentuknya yang memiliki delapan kelopak. Bunga Lawang mempunyai bau khas yang kuat. Dari asalnya di Cina, rempah ini mulai diperkenalkan di Eropa pada awal abad ke-17 dan sejak saat itu mulai meraih popularitas. Minyak yang dihasilkan dijadikan bahan perisa dalam minuman. Bunga Lawang sebenarnya bukannya bunga, ia adalah buah yang dihasilkan oleh sejenis pohon kecil. Tinggi pohonnya bisa mencapai 8 meter. Ia mempunyai bunga yang cantik berwarna kuning. Bunga lawang berkembang-biak melalui biji benih. Buahnya dipetik sebelum ranum dan dikeringkan dengan bantuan cahaya matahari.
 
== Kegunaan ==
Bunga lawang dijadikan rempah untuk menjadi penyedap rasa untuk makanan, sama seperti kulit kayu manis dan bunga cengkeh. Bunga lawang juga banyak dipakai dalam masakan India yang kaya rempah misalnya untuk kari. Bangsa Thailand, Vietnam, dan Indonesia juga banyak memakai bunga lawang untuk penyedap masakan. Di Indonesia, bumbu ini digunakan di beberapa daerah yang memiliki ciri khas masakan berbumbu tajam. Misalnya saja gulai Aceh, [[Rendang]] Padang, masakan Jawa, dan Bali.
 
Selain menyedapkan masakan, bunga lawang juga memiliki khasiat kesehatan. Bumbu ini baik untuk mengatasi gangguan pencernaan dan memiliki fungsi diuretik atau melancarkan saluran kencing. Selain itu digunakan juga untuk pengobatan tradisional di Asia, contohnya untuk masuk angin dan sakit sendi. Bunga lawang juga sering dimanfaatkan untuk minuman tradisional seperti jamu dan campuran minum teh. Salah satunya adalah minuman teh khas Thailand yang merupakan campuran teh hitam dan bubuk bunga lawang. Teh dari bunga lawang juga bisa dijadikan obat batuk. Minyaknya juga bisa mengurangi gejala mual-mual bagi ibu yang sedang mengandung. Kandungan asam shikimat (''shikimic acid'') dalam bunga lawang membuat rempah ini dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuat obat antiflu burung, ''tamiflu''. Hal ini menyebabkan stoknya sempat menghilang dari pasaran dan harganya melambung.
 
== Lihat pula ==
279

suntingan