Sriwijaya: Perbedaan revisi

1.102 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Sumatra - Sumatera)
 
Agama Buddha aliran [[Buddha Hinayana]] dan [[Buddha Mahayana]] disebarkan di pelosok kepulauan nusantara dan Palembang menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Pada tahun [[1017]], [[1025]], dan [[1068]], Sriwijaya telah diserbu raja [[Chola]] dari kerajaan [[Colamandala]](India) yang mengakibatkan hancurnya jalur perdagangan. Pada serangan kedua tahun 1025, raja Sri Sanggramawidjaja Tungadewa ditawan. Pada masa itu juga, Sriwijaya telah kehilangan monopoli atas lalu-lintas perdagangan [[Tiongkok]]-[[India]]. Akibatnya kemegahan Sriwijaya menurun. <!-- Sembunyikan, karena meragukan (Naval Scene) [[Kerajaan Singasari]] yang berada di bawah naungan Sriwijaya melepaskan diri.-->Pada tahun [[1088]], [[Kerajaan Melayu Jambi]], yang dahulunya berada di bawah naungan Sriwijaya menjadikan Sriwijaya taklukannya.
 
== Pengaruh Islam ==
 
Sangat dimungkinkan bahwa Srivijaya yang dikenal sebagai pusat agama Budha sangat dipengaruhi oleh pengunjung-pengunjung muslim sehingga kerajaan ini menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatra kelak saat melemahnya Srivijaya.
 
Ditenggarai karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung di Srivijaya maka, raja Srivijaya yang bernama Sri Indravarman masuk Islam pada tahun 718M <ref>{{cite book |last=H Zainal Abidin Ahmad|title=Ilmu politik Islam V, Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang; Bulan Bintang, 1979}} </ref>. Sehingga sangat dimungkinkan kehidupan sosial Srivijaya adalah masarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. Tercatat beberapa kali raja Srivijaya berkirim surat ke kholifah Islam di Syiria <ref>{{cite book |last=prof. Dr. Azyumardi Azra MA|title=Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nsantara abad XVII & XVIII}} </ref>. Bahkan disalah satu naskah surat adalah ditujukan kepada kholifah Umar bin Abdul Aziz (717-720M) dengan permintaan agar kholifah sudi mengirimkan da'i ke istana Srivijaya.
 
== Raja yang memerintah ==
15

suntingan