Christiaan Eijkman: Perbedaan revisi

165 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (bot Menambah: fy:Christiaan Eijkman)
k
Dilahirkan di [[Nijkerk]], Belanda, Eijkman merupakan putra seorang kepala sekolah. Pada tahun [[1875]], ia belajar di Sekolah Kedokteran Militer di [[Universitas Amsterdam]]. Ia meraih gelar [[doktor]] melalui tesis ''Polarisasi Syaraf'' pada tahun [[1883]]. Tahun itu juga ia berangkat ke [[Hindia-Belanda]] (kini Indonesia) menjadi petugas kesehatan di [[Semarang]], [[Cilacap]], [[Jawa Tengah]], dan [[Padangsidempuan]] di [[Sumatra Utara]].
 
Ia kembali ke Belanda pada tahun 1885 karena menderita sakit. Namun Eijkman dikontak ACA.C. Pekelharing dan C. Winkler yang menjalankan [[laboratorium]] di [[Batavia]] (kini Jakarta) untuk menyelidiki kasus [[beriberi]] yang mewabah di Hindia-Belanda. Sebelum meninggalkan Batavia, mereka meminta [[Daftar Penguasa Hindia-Belanda|Gubernur Jenderal Hindia-Belanda]] untuk membuat Rumah Sakit Militer Batavia itu sebagai laboratorium permanen bernama ''Geneeskundig Laboratorium'' dan Eijkman sebagai direktur pertama.
 
Penelitian terkenal Eijkman ialah menemukan penyebab beri-beri, yaitu karena kekurangan bahan penting dalam makanan pokok orang Hindia-Belanda. Bahan kaya nutrisi itu terdapat di ''pericarpium''-kulit ari [[beras]]. Penemuan ini mengarahkan ilmuwan pada konsep vitamin. Ternyata kulit ari beras mengandung [[vitamin B]]. Hal ini membuatnya memenangkan [[Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran]] tahun 1929 bersama [[Gowland Hopkins]].
 
Christiaan Eijkman meninggal di [[Utrecht]] karena sakit kronis.
 
Laboratorium tempatnya dulu bekerja di Batavia sekarang dijadikan lembaga penelitian [[biologi molekular]], [[Lembaga Eijkman|Lembaga Biologi Molekular Eijkman]].
 
== Bibliografi ==
30.772

suntingan