Impian di Tengah Musim: Perbedaan revisi

101 bita dihapus ,  11 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
[[Berkas:MND title page.jpg|thumb|right|Sampul muka cetakan tahun 1600.]]
'''''A Midsummer Night's Dream''''' adalah sandiwara komedi karya [[William Shakespeare]] yang ditulis sekitar tahun 1590an. Terjemahan buku ke dalam [[bahasa Indonesia]] '''Impian di Tengah Musim''' dilakukan oleh [[Trisno Sumardjo]].
 
{{cquote2|''The course of true love never did run smooth''|personquoted=Lysander|quotesource=A Midsummer Night's Dream}}
KomediSandiwara komedi karangan Sir William Shakespeare ini berkisah tentang pasangan kekasih dari Athena, Hermia dan Lysander yang dilarang untuk menikah. Demetrius berusaha untuk mengejar Hermia, dan Helena tergila-gila dengan Demetrius. Bahkan raja dan ratu [[peri]] juga bertengkar. Lalu raja peri menggunakan ramuan ajaib yang membuat Demetrius dan Lysander jatuh cinta pada Helena, semakin menyemarakkan cerita. Pada akhirnya kisah ini berkutat tentang siapa yang jatuh cinta dengan siapa.. atau apa.
 
== Kisah Impian di Tengah Musim ==
Kembali di desa, sekelompok orang-orang dengan kelas sosial yang rendah merencanakan untuk mempertunjukkan drama sandiwara "Pyramus dan Thisbe" untuk memeriahkan pernikahan Theseus. Mereka berlatih di hutan, dekat tempat tinggal Titania. Puck melihat Nick Bottom yang akan memerankan Pyramus, mengutuknya hingga kepala Bottom berubah menjadi kepala keledai. Teman-temannya takut lalu kabur meninggalkannya sendiri. Bottom adalah orang pertama yang Titania lihat ketika ia bangun dari tidurnya. Maka ia pun jatuh cinta pada Bottom itu dan memanjakannya dengan semua peri-perinya. Dengan pengaruh bunga itu, Titania dengan mudahnya memberikan bocah Indian itu pada Oberon. Karena keinginannya sudah tercapai, Oberon membebaskan Titania dari sihir dan menyuruh Puck untuk mengubah kepala keledai Bottom seperti semula. Dengan ini sihir pada Lysander pun hilang, namun Demetrius menjadi jatuh cinta pada Helena sekalipun sihir itu hilang.
 
Kemudian para peri itu pun menghilang di babak akhir seiring datangnya Theseus dan Hippolyta saat hari masih subuh. Mereka membangunkan kedua pasangan itu dari tidurnya. Mengingat Demetrius tidak mencintai Hermia lagi, Theseus menyuruh Egeus untuk mengatur pernikahan bagi kedua pasangan itu. Hermia, Lysander, Demetrius dan Helena sepakat untuk menganggap apa yang terjadi semalam adalah mimpi karena terasa begitu tidak nyata. setelah mereka keluar dari hutan, Bottom yang terbangun pun memutuskan untuk menganggap kejadian semalam adalah mimpi juga. Di Athena, Theseus dna Hippolyta bersama kedua pasangan Hermia-Lysander dan Helena-Demetrius, menonton pertunjukkan "Pyramus dan Thisbe". Itu adalah pertunjukkan yang konyol dan jelek, namun menghibur mereka semua. Di akhir cerita, Oberon, Titania, Puck dan para peri lainnya memberkati rumah yang ditinggali ketiga pasnaganpasangan itu dengan kecukupan dan keberuntungan.
 
{{MdsndreamChar}}
Pengguna anonim