Lindung nilai: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  11 tahun yang lalu
k
resiko->risiko
k (resiko->risiko)
'''Lindung nilai''' atau dalam [[bahasa Inggris]] disebut ''hedge'' dalam dunia [[keuangan]] dapat diartikan sebagai suatu investasi yang dilakukan khususnya untuk mengurangi atau meniadakan resikorisiko pada suatu investasi lain.
Lindung nilai adalah merupakan suatu strategi yang diciptakan untuk mengurangi timbulnya resikorisiko bisnis yang tidak terduga. disamping tetap dimungkinkannya memperoleh keuntungan dari invetasi tersebut.
 
Seorang ''hedger'' atau pelaku lindung nilai biasanya akan melakukan investasi pada suatu [[sekuritas]] yang diyakininya memiliki harga dibawah nilai pasar yang seharusnya dan menggabungkannya dengan sekuritas lainnya yang berhubungan dengan sekuritas tersebut.
Holbrook Working, seorang perintis teori lindung nilai menyebut teori ini dengan istilah "speculation in the basis," (spekulasi dasar) dimana dasarnya adalah perbedaan antara nilai teoritis lindung nilai dengan nilai pasar sesungguhnya.
 
Beberapa bentuk resikorisiko yang diambil merupakan suatu resikorisiko yang menyatu dari kegiatan bisnis yang dilakukan, dan beberapa merupakan hal yang wajar pada bisnis tertentu seperti misalnya pada bidang usaha pertambangan minyak dimana resikorisiko kenaikan dan penurunan harga adalah hal yang wajar.
 
Beberapa bentuk resikorisiko lainnya adalah tidak diinginkan namun tidak dapat dihindari tanpa dilakukan lindung nilai. Misalnya seseorang yang memiliki toko, tentunya dapat mengatasi resikorisiko alami yang timbul seperti persaingan, kualitas barang yang jelek, barang yang tidak diminati dan lainnya, namun resikorisiko musnahnya sediaan barang dagangan oleh kebakaran adalah suatu resikorisiko yang tidak diinginkan tetapi dapat dilakukan lindung nilai dengan mengasuransikan tokonya terhadap resikorisiko kebakaran.
 
Tidak semua lindung nilai adalah merupakan instrumen keuangan. Misalnya saja seorang produser yang melakukan [[ekspor]] ke negara lain dapat melakukan lindung nilai atas resikorisiko nilai tukar mata uang dengan cara menghitung biaya-biaya produksinya dalam mata uang yang diinginkannya .
 
[[Bank|Perbankan]] dan lembaga keuangan lainnya menggunakan lindung nilai untuk mengendalikan ketidak sesuaian antara [[aktiva]] dan kewajibannya seperti misalnya ketidak sesuaian saat jatuh tempo antara posisi jual, suku bunga pinjaman tetap dan [[deposito]] jangka pendek.
 
Seorang [[investor]] percaya bahwa harga saham dari perusahaan XXX akan naik bulan depan sehubungan dengan ditemukannya suatu metode baru yang effisien dalam produksi ZZZ.
Ia ingin membeli saham XXX agar dapat memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham yang diperkirakannya, namun XXX berada pada kelompok industri yang beresikoberisiko tinggi.
Apabila si investor secara sederhana langsung melakukan pembelian saham termaksud maka transaksi tersebut merupakan suatu tindakan spekulatif.
Namun si investor meminati saham perusahan XXX tersebut sehingga mengabaikan kelompok industri dimana perusahaan tersebut berada namun ia ingin melakukan lindung nilai terhadap resikorisiko terhadap industri dimana perusahaan tersebut berada dengan melakukan posisi jual (short) dengan nilai yang sama dari saham pesaing langsung dari XXX yaitu saham AAA.
Apabila si investor melakukan posisi jual (short) suatu aset yang secara [[matematis]] memiliki suatu nilai yang berhubungan dengan nilai saham XXX ( misalnya [[opsi (keuangan)|opsi]] beli (call option) saham XXX) maka transaksi tersebut dapat beresikoberisiko dan transaksi ini disebut [[arbitrasi]] ''arbitrage''<ref>'''Arbitrage''' yaitu suatu istilah bahasa Inggris yang digunakan untuk mengartikan suatu transaksi pembelian dan penjualan suatu sekuritas atau [[valuta asing]] yang dilakukan secara serempak pada pasar yang berbeda dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga dikedua pasar</ref><ref>[http://www.m-w.com/dictionary/arbitrage Merriam-Webster's online dictionary]</ref>. Tetapi apabila resikorisiko tetap ada dalam transaksi tersebut maka ini disebut lindung nilai.
 
[[Portofolio]] si investor pada hari pertama adalah sebagai beikut :
 
Banyak transaksi lindung nilai yang tidak melibatkan instrumen keuangan eksotis<ref>'''Instrumen keuangan eksotis''': instrumen keuangan yang populer dalam perdagangan</ref> ataupun [[derivatif]].
Lindung nilai alamiah adalah merupakan suatu [[investasi]] yang bertujuan mengurangi resikorisiko dari resikorisiko yang tak terduga dengan cara menyelaraskan nilai perputaran uang misalnya pemasukan dan biaya.
Contohnya, seorang [[eksportir]] barang dengan tujuan Amerika menghadapi resikorisiko terhadap perubahan nilai mata uang [[dollar]] yang lalu memilih untuk mendirikan fasilitas produksi di wilayah Amerika agar struktur biaya dan harga jual dapat selaras nilainya.
 
Contoh lainnya adalah sebuah perusahaan yang mendirikan anak perusahaan di negara lain dan meminjam uang dalam mata uang setempat untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaan, walaupun suku bunga pinjaman setempat lebih tinggi daripada suku bunga pinjaman dinegara asal namun dengan selarasnya pembayaran pinjaman hutang dan pemasukan yang diharapkan yang keduanya dalam mata uang setempat maka perusahaan induk telah mengurangi terjadinya resikorisiko terhadap nilai tukar [[valuta asing]].
 
Salah satu definisi tertua dari lindung nilai terhadap resikorisiko adalah membeli perlindungan asuransi yang melindungi properti tersebut terhadap berbagai resikorisiko seperti kebakaran, banjir, gempa bumi, huru-hara dan lain-lain. Lihat: [[Asuransi]]
 
== Berbagai resikorisiko yang dilakukan lindung nilai ==
 
*Bagi eksportir, dibutuhkan lindung nilai dari mata uang yang digunakan importir sebagai pembayaran, yang dikenal sebagai lindung nilai terhadap resikorisiko gejolak nilai tukar [[mata uang]].
*Kenaikan [[suku bunga]] pinjaman, yang beresikoberisiko bagi peminjam dan bagi si pemberi pinjaman apabila suku bunga turun.
* [[Ekuitas]] , resikonyarisikonya adalah jatuhnya nilai ekuitas yang dimilikinya.
 
 
== Beberapa bentuk lindung nilai ==
 
*[[Kontrak serah]] dan [[kontrak berjangka]] adalah merupakan suatu lindung nilai terhadap resikorisiko pergerakan harga di pasar, yang pada awalnya diciptakan oleh pasar komoditi pada abad ke 19 namun pada 50 tahun terakhir ini produk-produknya telah berkembang dan digunakan di pasar global sebagai sarana lindung nilai atas resikorisiko pasar keuangan.
 
*Lindung nilai terhadap resikorisiko [[kredit]] macet; dimana resikorisiko kredit adalah merupakan suatu resikorisiko dalam bisnis [[bank|perbankan]] namun merupakan resikorisiko yang tidak dikehendaki oleh para pedagang, maka untuk melakukan lindung nilai maka pedagang menjual obligasi yang dipegangnya dengan potongan harga.
 
*Lindung nilai terhadap mata uang digunakan oleh para investor guna melindungi investasinya di negara lain juga oleh dunia industri yang menggunakan berbagai mata uang dalam perdagangannya.
268.871

suntingan