Satyayuga: Perbedaan antara revisi

47 bita dihapus ,  12 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (bot Mengubah: pl:Satjajuga)
kTidak ada ringkasan suntingan
{{Hindu Filsafat}}
'''Satya YugaSatyayuga''' ([[DevanagariAksara Dewanagari|Dewanagari]]: '''सत्य युग'''सत्ययुग ; disebut juga Sat Yuga''Satyuga'', ''Kṛta Yuga'', (= Kerta Yuga / Krita Yuga''Kertayuga'') dalam ajaran [[agama]] [[Hindu]], adalah suatu kurun zaman yang disebut sebagai “zaman"zaman keemasan”keemasan", ketika umat manusia sangat dekat dengan [[Tuhan]] dan para [[Dewa]], ketika kebenaran ada dimana-mana, dan kejahatan adalah sesuatu yang tak biasa.
 
== Permulaan dari siklus Yuga ==
 
Satya Yuga (Krita YugaSatyayuga atau Kerta Yuga)Kertayuga, merupakan tahap awal dari empat (catur) [[Yuga]]. Siklus [[Yuga]] merupakan siklus yang berputar seperti roda. Setelah Satya YugaSatyayuga berakhir, untuk sekian lamanya kembali lagi kepada Satya YugaSatyayuga. Satya YugaSatyayuga berlangsung kurang lebih selama 1.700.000 tahun. Setelah masa Satya YugaSatyayuga berakhir, disusul oleh masa [[Treta YugaTretayuga]]. Setelah itu masa [[Dwapara YugaDwaparayuga]], lalu diakhiri dengan masa kegelapan, [[Kali YugaKaliyuga]]. Setelah dunia kiamat pada akhir zaman [[Kali YugaKaliyuga]], [[Tuhan]] yang sudah membinasakan orang jahat dan menyelamatkan orang saleh memulai kembali masa kedamaian, zaman Satya YugaSatyayuga.
 
== Satya Yuga, zaman keemasan ==
 
Satya YugaSatyayuga merupakan zaman keemasan, ketika orang-orang sangat dekat dengan [[Tuhan]]. Hampir tidak ada kejahatan. Pelajaran [[agama]], penebusan dosa, dan meditasi (mengheningkan pikiran) merupakan sesuatu yang sangat penting pada zaman ini. Konon rata-rata umur umat manusia bisa mencapai 4.000 tahun ketika hidup di zaman ini. Menurut ''[[Natha Shastra]]'', di masa Satya Yuga tidak ada [[Natyam]] karena pada masa itu semua orang berbahagia.
 
Pada masa Satya YugaSatyayuga, orang-orang tidak perlu menulis kitab, sebab orang-orang dapat berhubungan langsung dengan Yang Maha Kuasa. Pada masa tersebut, tempat memuja Tuhan tidak diperlukan, sebab orang-orang sudah dapat merasakan di mana-mana ada Tuhan, sehingga pemujaan dapat dilakukan kapanpun dan di manapun.
 
== Lihat pula ==
22.673

suntingan