Roestam Effendi: Perbedaan revisi

267 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Roestam Effendi''' ({{lahirmati|[[Padang]]|13|5|1903|[[Jakarta]]|24|5|1979}}) adalah seorang sastrawan [[Indonesia]] dan tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia. Keberadaannya dalam khasanah [[sastra Indonesia]] cukuplah penting. IaSemangat tidakperlawanan hanyaterhadap dianggappemerintah sebagaipenjajahan pembaharudituangkan dalam penulisan sajak dan drama, tetapiyang jugabersifat seorangmetaforik dan menjadi pembaharu dalam gaya. Ia adalah orang asli [[Hindia-Belanda]] pertama yang gigihmenjadi memperjuangkananggota nasib[[parlemen bangsanyaBelanda]].
 
== Kehidupan Awal ==
Roestam Effendi lahir di [[Padang]], [[Sumatera Barat]] pada tanggal 13 Mei 1903. Latar belakang keluarganya tidak pernah dibicarakan orang. Roestam tamatan Sekolah Raja (''[[Kweekschool]]'') [[Bukittinggi]] yang kemudian melanjutkan sekolahnya di ''Hogere Kweekschool voor Indlanse Onderwijzers'' (Sekolah Guru Tinggi untuk Guru Bumiputra) di [[Bandung]]. Pada tahun 1926 ia pergi ke Belanda untuk melanjutkan pendidikan ''Hoofdakte''. Sejak masih duduk di bangku sekolah, Roestam sudah banyak menaruh minat pada soal-soal kebudayaan dan pernah bercita-cita hendak memperbaharui dunia sandiwara yang saat itu lebih bersifat [[komedi stambul]].
 
== Karir ==
Sebelum pergi ke [[Belanda]], Roestam sempat beberapa lama menjadi kepala sekolah di Adabiah, Padang. Sebelum di Adabiah, ia pernah diangkat menjadi ''Waarnemend hoofd'' pada sekolah tingkatan [[HIS]] di [[Siak Sri Indrapura]]. Namun pengangkatan tersebut ditolaknya. Ia kemudian mendirikan sekolah partikelir yang diberi nama "Adabiah". Sebagai kepala sekolah, ia merasa memiliki kemerdekaan untuk berbuat. Sehingga ketika ia mengepalai sekolah, ia juga terjun ke dunia politik dan aktif menulis.
 
Di Belanda, Roestam bergabung dengan [[Partai Komunis Belanda]] (''Communistische Party Nederland'', CPN). Roestam juga merupakan satu-satunya orang Hindia yang pernah duduk di parlemen Belanda dari partai tersebut. Ia meninggalkan lapangan sastra di Indonesia, karena ingin memperjuangkan kemerdekaan nasional secara langsung dan aktif di lapangan politik.
 
Di dunia sastra, keseriusannya untuk mengembangkan [[sastra Melayu]] diperlihatkan dengan kegigihannya mempelajari hasil-hasil kesusastraan Melayu seperti hikayat, syair, dan pantun. Pada masa awal kepengarangannya, Roestam sering menggunakan nama-nama samaran seperti '''Rantai Emas''', '''Rahasia Emas''', dan '''Rangkayo Elok'''.
 
== Naskah Drama ==
Karya Roestam yang cukup terkenal ialah ''[[Bebasari]]'', yaitu naskah drama yang ditulisnya pada tahun 1920-an. Naskah ini sempat dilarang oleh pemerintah Belanda ketika ingin dipentaskan oleh siswa [[MULO]] Padang dan para mahasiswa kedokteran di [[Batavia]] (Jakarta). Pelarangan itu disebabkan karena karya ini dianggap sindiran terhadap pemerintah Hindia -Belanda.
 
Cuplikan teks Bebasari :
 
== Karya ==
* ''Percikan Permenungan'', kumpulan puisi yang pernah dimuat majalah Asjraq, Padang.
* ''Bebasari'', naskah drama tiga babak.
 
== Pranala luar ==
30.111

suntingan