D.T. Suzuki: Perbedaan antara revisi

173 bita ditambahkan ,  13 tahun yang lalu
k
Pada tahun dimana ia bergabung dengan Universitas Otani, ia dan istrinya, Beatrice, mendirikan [http://web.otani.ac.jp/EBS/index.html Perkumpulan Buddhist Negara Timur (''the Eastern Buddhist Society'')]; Perkumpulan terpusatkan pada Buddhisme [[Mahayana]] dan menawarkan ceramah dan seminar, dan menerbitkan catatan ilmiah, [http://web.otani.ac.jp/EBS/about_journal.html ''The Eastern Buddhist'']. Suzuki mempertahankan hubungan dengan Negara Barat dan, sebagai contoh, menyampaikan tulisan ke Kongres Dunia akan Kepercayaan pada tahun [[1936]], di [[Universitas London]] (Pada tahun tersebut, ia ikut serta dalam program pertukaran guru besar).
 
Disamping mengajarkan budaya Buddhisme Zen dan Sejarah Zen (atau [[Zen|Chan]]), Suzuki adalah seorang ilmiawan ahli dalam hal filosofi yang berhubungan, atau dalam bahasa JepanJepang, [[Kegon]] – yang ia anggap sebagai penguraian cermat akan pengalaman Zen.
 
Masih menjabat sebagai seorang guru besar dalam bidang filosofi Buddhist dalam pertengahan abad ke duapuluh, Suzuki menuliskan beberapa pengenalan yang mendapatkan pujian dan penilaian keseluruhan akan Buddhisme, dan terutama pada sekolah Chan (walaupun ia seringkali menghubungkan sekte ini dengan istilah “Zen”, yang mana merupakan pelafalan dalam bahasa Jepang untuk nama tersebut). Pada tahun 1951, ia mengelilingi universitas-universitas di Amerika, dan mengajar di [[Universitas Columbia]] dari tahun [[1952]] sampai [[1957]].
Suzuki tertarik khususnya pada abad pembentukan tradisi dari Buddhist ini, di China. Banyak tulisan berbahasa Inggris yang dibuat oleh Suzuki dicemaskan penterjemahan dan bahasannya sedikit menyerupai naskah Chan seperti ''[[Biyan Lu]]'' (Blue Cliff Record) dan ''[[Wumenguan]]'' (Gateless Passage), yang mencatat gaya pengajaran dan kata-kata yang digunakan para guru China klasik. Ia juga tertarik pada bagaimana tradisi ini, yang suatu waktu dimasukkan ke Jepang, telah mempengaruhi karakter rakyat Jepang dan juga sejarahnya, dan menuliskannya dalam bahasa Inggris dalam ''Zen and Japanese Culture'' (Zen dan Kebudyaan Jepang). Reputasi Suzuki terjamin di Inggris belum di Amerika.
 
Sebagai tambahan dari hasil karyanya yang terkenal, Suzuki menuliskan sebuah terjemahan dari ''[[Lankavatara Sutra]]''<ref> ''Lankavatara Sutra'' (sebuah naskah Mahayana yang baru pertama kali diterjemahkan dari bahasa Sansekerta), Penerbit : ''George Routledge and Sons, Ltd.'', 1932</ref> dan penjelasan dalam terminology Sansekerta. Pada usia-nya yang lanjut, ia menjadi seorang guru besar undangan pada Universitas Columbia. Ia memantau upaya yang dilakukan oleh [[Saburō Hasegawa]], [[Judith Tyberg]], [[Alan Watts]] dan mereka yang bekerja di California Academy of Asian Studies (yang dikenal sekarang ini dengan sebutan [[California Institute of Integral Studies]]), di San Francisco pada tahun [[1950]]-an.
 
Suzuki seringkali dihubungkan dengan [[Sekolah Kyoto|Sekolah Filsafat Kyoto]], tetapi ia tidak dianggap sebagai anggota resmi. Suzuki tertarik dengan tradisi lain selain Zen. Bukunya ''Zen and Japanese Buddhism'' menggali sejarah dan ruang lingkup daya tarik dari sekte Buddhist Jepang yang utama.
80.066

suntingan