Badan Pengawas Tenaga Nuklir: Perbedaan revisi

19 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
Tugas BATAN adalah untuk melaksanakan riset tenaga nuklir dan mengawasi penggunaan tenaga nuklir di Indonesia. Fungsi pengawasan penggunaan tenaga nuklir tersebut dilaksanakan oleh unit yang berada di bawah BATAN yaitu Biro Pengawasan Tenaga Atom (BPTA) yang merupakan cikal bakal BAPETEN.
 
=== 1997 - sekarangSekarang ===
'''Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)'''
(Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, Undang-undang ini mensyaratkan pemisahan fungsi organisasi antara badan pengawas yaitu BAPETEN, dan badan peneliti yaitu BATAN.
 
Perundang-undangan nasional melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran telah memberikan kewenangan bagi Badan PengawasanPengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) memiliki kewenangan untuk melaksanakan fungsi pengawasan terhadap penggunaan tenaga nuklir, yang meliputi penegakan peraturan, perizinan, dan inspeksi. UU Ketenaganukliran juga mensyaratkan pemisahan antara badan pengawas (BAPETEN) dan penegakanbadan peraturan.peneliti (BATAN).
 
== Kepala BAPETEN ==
Pengguna anonim