Buka menu utama

Perubahan

630 bita ditambahkan ,  10 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Kali Angke''' ([[Hanzi]]: 紅溪河) adalah nama sebuah [[sungai]] di [[Jakarta]], [[Indonesia]]. Nama Kali Angke diberikan setelah pembantaian etnis [[Tionghoa]] selama tiga hari oleh [[VOC]] di [[Batavia]] pada tanggal [[9 Oktober]] [[1740]]. ''Angke'' sendiri sebenarnya berasal dari dialek Hokkian, yang berarti Kali Merah. Dikatakan akibat peristiwa tersebut warna sungai berubah menjadi merah oleh darah etnis Tionghoa. Sejak itu namanya berubah menjadi Kali Angke. <ref>http://www.nationaalarchief.nl/amh/detail.aspx?page=dafb&lang=en&id=1897#tab0</ref><ref>http://www.obor.co.id/DetailBuku.asp?Bk_ISBN=979-461-556-0</ref>
Sungai ini berhulu di [[Bogor]], Jawa Barat. Kemudian melewati [[Tangerang Selatan]], [[Kotamadya Tangerang]] dan bermuara di[[ Jakarta Barat]].
Sungai ini tidak pernah kering selama musim kemarau, karena berhulu langsung dari pegunungan di daerah Bogor, sebagaimana sungai Pesanggrahan dan Ciliwung. Vegetasi yang tumbuh di Sungai ini adalah Rengas (''Gluta renghas''), [[Pandan Kapur]] (''Pandanus tenctorius''), Bambu tali, (''Bambusa vulgaris''), Putat (''Planchoa valida''), Pule (''Alstonia scholaris''), Kecapi (''Sandoricum ketjape''), [[Waru]] (Hibiscus tiliceus) dll.Suwardi Hagani
[[Berkas:Kali angke.JPG|thumb|right]]
 
== Lihat pula ==
185

suntingan