Peperangan Utsmaniyah-Habsburg: Perbedaan revisi

4 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
(kembangkan)
k
Pada abad ke-16, Utsmaniyah menjadi ancaman besar terhadap bangsa-bangsa Eropa, dan kapal-kapal [[Barbary]] yang tunduk kepada Utsmaniyah menyapu daerah kekuasaan [[Republik Venesia]] di [[Yunani]]. Perang ini juga dipersulit dengan adanya [[Reformasi Protestan]], [[pertikaian Perancis-Habsburg|pertikaian dinasti Habsburg dengan Perancis]] dan perang internal di negara-negara anggota [[Kekaisaran Romawi Suci]]. Selain itu, Kesultanan Utsmaniyah juga harus bersaing dengan [[Kekaisaran Persia]] dan [[Kesultanan Mameluk]], yang keduanya akhirnya dikalahkan dan dijadikan wilayah Utsmaniyah.
 
Nantinya, [[Perdamaian Westphalia]] ([[1648]]) dan [[Perang Suksesi Spanyol]] (awal abad ke-18) mengurangi kekuasaan dinasti Habsburg menjadi hanya di [[Kekaisaran Austria]]. Namun pada saat itu, Austria dan bangsa-bangsa Eropa sudah jauh lebih maju daripada Turki di bidang [[militer]] dan [[artileri]] sehingga tentara mereka lebih unggul daripada tentara Utsmaniyah dengan pasukan elitnya [[Yanisari]]. Habsburg memperoleh kemenangan-kemenangan dalam pertempuran-pertempuran di daratan Eropa, termasuk tiga kemenangan penting dari [[Liga Suci]] di [[Pengepungan Wina|Wina]], [[Pertempuran Mohacs II|Mohacs]] dan [[Pertempuran Zenta|Zenta]]. Peperangan ini berakhir saat Austria dan Utsmaniyah bergabung menjadi sekutu dengan [[Kekaisaran Jerman]] sebelum [[Perang Dunia I]]. Pada Perang Dunia I, Kekaisaran Austria dan Utsmaniyah mengalami kekalahan besar dan akhirnya dibubarkan. Namun kedua dinasti yang kini tidak lagi berkuasa ini tetap mengklaim sebagai pewaris gelar [[Caesar]].
 
 
5.018

suntingan