Eman Suparman: Perbedaan antara revisi

178 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
Di kotak, wiki, kategori
(Rescuing 0 sources and tagging 1 as dead.) #IABot (v2.0.8)
(Di kotak, wiki, kategori)
{{Infobox Officeholder
|honorific-prefix = Prof. Dr.
|name = Eman Suparman
|image = Eman Suparman.jpg
|successor = [[Suparman Marzuki]]
|birth_date = {{birth date|1959|4|23}}
|birth_place = {{negara|Indonesia}} [[Kuningan]], [[Jawa Barat]], [[Indonesia]]
|death_date =
|death_place =
|children =
|residence =
|alma_mater = [[Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran]], dll
|occupation =
|religion =
}}
'''Prof. Dr. H. '''Eman Suparman''', S.H., M.H'''. {{lahirmati|[[Kuningan]], [[Jawa Barat]]|23|4|1959}}) adalah Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi di [[Komisi Yudisial]] [[Republik Indonesia]] yang merangkap sebagai Anggota [[Komisi Yudisial]]. Ia pernah menjabat sebagai Ketua [[Komisi Yudisial]] dari tahun [[2010]] - [[2013]]. Eman Suparman mengawali karier sebagai pegawai negeri sejak tahun 1983 dengan profesi sebagai dosen di [[Universitas Padjajaran]], [[Bandung]] dengan konsentrasi di Hukum Perselisihan, Hukum Acara Perdata, Kemahiran Hukum II Perkara Perdata, Kapita Selekta Hukum Acara,dan Pengantar Ilmu Hukum (PIH). Istrinya adalah seorang Pegawai Negeri Sipil di Badan Geologi Kementerian ESDM, Bandung, Jawa Barat. Saat ini pasangan Eman Suparman dan Ella Dewi Laraswati telah dikaruniai dua orang anak. Keduanya adalah dokter, anak pertama bernama Risa Dewi Angganiawati dr., M.Kes., sp.OG dan kedua bernama Anggiani Dewi Rahmawati drg.
 
Dalam hal berorganisasi, dia tercatat sebagai Ketua Asosiasi Batik Indonesia yang membawahi pengusaha batik.
 
Ayah dua puteri itu menyelesaikan S1 [[Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran]] (Unpad) tahun 1982, selanjutnya menyelesaikan S2 Fakultas Pascasarjana [[Universitas Gajah Mada]] (UGM ) tahun 1988, kemudian melanjutkan S3 Program Doktor Ilmu Hukum [[Universitas Diponegoro]] (UNDIP) dan lulus tahun 2004. Guru besar diraihnya tahun 2009.
 
Eman Suparman resmi terpilih sebagai ketua Komisi Yudisial (KY) untuk periode 2010-2015 setelah dalam pemilihan mengalhkan calon ketua lainnya yakni Abas Said. Dalam pemilihan eman meraih dukungan dari empat komisioner KY sedangkan Abbas Said hanya meraih dukungan tiga suara.
 
{{DEFAULTSORT:Suparman, Eman}}
[[Kategori:TokohPengajar darihukum KuninganIndonesia]]
[[Kategori:AlumniProfesor Universitas DiponegoroIndonesia]]
[[Kategori:Pejabat politik di Indonesia]]
[[Kategori:Alumni Universitas Padjadjaran]]
[[Kategori:Alumni Universitas Gadjah Mada]]
[[Kategori:Alumni Universitas Diponegoro]]
[[Kategori:Intelektual Sunda]]
[[Kategori:Tokoh dari Kuningan]]