Aremania: Perbedaan antara revisi

233 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
→‎Aremania dan Kota Malang: #1Lib1Ref #1Lib1RefID
(#1Lib1Ref #1Lib1RefID)
(→‎Aremania dan Kota Malang: #1Lib1Ref #1Lib1RefID)
== Aremania dan Kota Malang ==
[[Berkas:Monumen arema.jpg|jmpl|220x220px]]
Dari catatan [[Kompas]], sebelum [[Arema]] lahir sebagian kawula muda [[Kota Malang]] tersekat dalam pelbagai geng. Misalnya, Argom (Armada Gombal), Prem (Persatuan Residivis Malang), Saga (Sumbersari Anak Ganas), Van Halen (Vederasi Anak Nakal Halangan Enteng), Arpanja (Arek Panjaitan), Arnak (Armada Nakal ), Anker (Anak Keras), GAS (Gabungan Anak Setan), Aregrek (Arek Gang Gereja Kayutangan), Ermera, Arpol.<ref>{{factCite web|last=Media|first=Kompas Cyber|date=2011-08-24|title=Jangan Sampai Hidupkan Geng-gengan Lagi|url=https://internasional.kompas.com/read/2011/08/24/16372037/~Nasional|website=KOMPAS.com|language=id|access-date=2022-06-05}}</ref>
 
Kegiatan geng-geng ini cenderung pada hal-hal negatif. Misalnya kubam (mabuk-mabukan), ngisruh (membuat kerusuhan), nggelek (narkoba), tawuran, kriminalitas. Sebagian geng juga dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu. Hingga kini, masih dikenang nama-nama tokoh geng legendaris seperti Fauzi alias Gozi, Si Nyawa Rangkap Tamin, Hanafi, Joni Mangi, Mariso, Birowo. Sebagian dari mereka hilang saat musim penembakan misterius ([[petrus]]) pada tahun [[1980]]-an. Setelah lahir [[Arema]], kawula muda itu mulai berimpun dalam [[Aremania]] dan meninggalkan kehidupan geng. Dengan jargon "salam satu jiwa Arema", mereka membangun persaudaraan.{{fact}}
118

suntingan