Perempuan Pembawa Berkah: Perbedaan antara revisi

173 bita dihapus ,  4 bulan yang lalu
- Bagaimana kisah selanjutnya? Saksikan sinetron yang juga berbalut konflik-konflik seru lainnya sehingga membuat pemirsa selalu penasaran, hanya di saluran Satu untuk Semua.
Tidak ada ringkasan suntingan
(- Bagaimana kisah selanjutnya? Saksikan sinetron yang juga berbalut konflik-konflik seru lainnya sehingga membuat pemirsa selalu penasaran, hanya di saluran Satu untuk Semua.)
Apakah Najwa akhirnya dapat memperoleh kebahagiannya?
 
NAJWA adalah gadis berusia 20 tahun, anak sulung Abdullah Daud, pemilik pesantren sekaligus pengusaha di sebuah kota kecil. Najwa mempunyai adik bernama Ravi dan Syifa. Sepulang menimba ilmu dari Kairo, Najwa dijodohkan dengan Ahmad. Namun Najwa menolak Ahmad dan lebih memilih Azzam, pria yang pernah dia temui di Pakistan. Abdullah Daud pun akhirnya menyetujui pilihan Najwa. Belum juga menyongsong hari bahagia, datang musibah yang menimpa Ravi. Adik Najwa itu meninggal dalam suatu peristiwa kecelakaan. Kejadian nahas tersebut tentu saja menjadi pukulan terberat keluarga Abdullah Daud. Apalagi dalam adat istiadat mereka, kedudukan Ravi sebagai anak lelaki satu-satunya adalah pewaris tunggal harta kekayaan turun temurun dalam keluarga. Otomatis warisan tersebut akan jatuh ke tangan adik Abdullah Daud yang bernama Adnan, pria yang terkenal gemar menghabiskan harta keluarga. Demi menyelamatkan harta mereka, Abdullah Daud dan Syech Arbain, ayah Abdullah, akhirnya mengambil jalan pintas dengan mengangkat Najwa sebagai Sayyidah Adat, yaitu pejuang perempuan untuk adat yang sudah biasa terjadi di daerah mereka. Dia harus hidup hanya demi keluarga dan mengurus harta peninggalan keluarga. Awalnya Najwa menolak dan tidak mau membatalkan rencana pernikahannya dengan Azzam. Dengan dalih berbakti kepada orang tua, Najwa yang tidak berdaya akhirnya setuju untuk menjadi Sayyidah Adatn dan berusaha memendam cintanya pada Azzam. Sementara itu Azzam yang terluka dan frustasi lebih banyak mengurung diri. Setelah resmi menjadi Sayyidah, Najwa dikirim ke luar negeri untuk belajar bisnis dan memperdalam agama. Kini tinggallah Azzam sendiri yang larut dalam rasa frustasi, sehingga ibu Azzam yang bernama Mursidah menjadi sangat prihatin. Akhirnya, orang tua Najwa dan Mursidah sepakat menjodohkan Syifa dengan Azzam. Rencana perjodohan itu keruan saja membuat Najwa terkejut. Sakit hati dan marah kepada kedua orang tuanya menjadi satu dalam diri Najwa. Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa. Sinetron Perempuan Pembawa Berkah ini menggambarkan bagaimana seorang perempuan seperti Najwa harus berjuang melakukan semua hal demi orang lain, dan mengesampingkan keinginan pribadinya. Najwa adalah tipe perempuan salehah yang selalu menuruti kata orang tua, tetapi dia menyiksa diri sendiri. Hal itu dia lakukan hanya untuk menjadi perempuan salehah, ahli surga yang menuruti kata orang tuanya. Bagaimana kisah selanjutnya? Saksikan sinetron yang juga berbalut konflik-konflik seru lainnya sehingga membuat pemirsa selalu penasaran, hanya di saluran Satu untuk Semua.
 
Disutradarai Agusti Tanjung, Perempuan Pembawa Berkah dibintangi Shandy Aulia, Didi Riyadi, Manohara Odelia, Adrian Maulana Meidian Maladi, Firstriana Aldilla, Fitrah Anggriani, Sabrina Piscala, Herlita Fatahudin dan Rahman Yacob.
Pengguna anonim