Lokomotif D301: Perbedaan antara revisi

27 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan aplikasi seluler Suntingan aplikasi Android
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Lokomotif D301 kini sudah ada beberapa unit yang dipreservasi, dengan jumlah yang cukup banyak untuk ukuran lokomotif diesel. Salah satu contohnya yaitu D 301 24 sebagai penarik kereta wisata di Museum Kereta Api Ambarawa, menemani lokomotif D 300 23 yang memiliki tugas yang sama. Keduanya menggunakan livery kuning-hijau khas PJKA. Begitu juga dengan lokomotif D 301 28 yang menjadi sarana latih di Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Bekasi.<ref>{{Citation|title=Jalan jalan bawa Lokomotif D 301 28|url=https://www.youtube.com/watch?v=i2QZhGpit6w|accessdate=2019-11-10|language=id-ID}}</ref>
 
Selain unit yang masih bisa berjalan, ada juga lokomotif D301 yang dipasang sebagai pajangan statis, seperti lokomotif D 301 22 di [[Stasiun Yogyakarta|Stasiun Tugu Yogyakarta]]<ref>{{Cite web|url=https://redigest.web.id/2018/10/lokomotif-d-301-dijadikan-monumen-di-stasiun-yogyakarta/|title=Lokomotif D 301 Dijadikan Monumen di Stasiun Yogyakarta|last=Sulistyo|first=Bayu Tri|date=2018-10-24|website=Railway Enthusiast Digest|language=id-ID|access-date=2019-11-10}}</ref> dan D 301 59 di [[Stasiun Semarang Tawang]].<ref>{{Cite web|url=https://www.ayosemarang.com/read/2019/03/27/38518/monumen-lokomotif-dan-dancing-fountain-percantik-kota-lama|title=Monumen Lokomotif dan Dancing Fountain Percantik Kota Lama|last=Network|first=Ayo Media|date=2019-03-27|website=AyoSemarang.com|language=id|access-date=2019-11-10}}</ref>
 
== Data teknis ==
Pengguna anonim