Indeks massa tubuh: Perbedaan antara revisi

14 bita ditambahkan ,  6 bulan yang lalu
(Menambah subjudul dan isi)
Tag: VisualEditor pranala ke halaman disambiguasi
 
== Asal usul Indeks Massa Tubuh sebagai standar untuk menentukan kondisi kesehatan ==
IMT pertama kali ditemukan oleh [[Adolphe Quetelet]], seorang [[matematikawan]] yang juga mempelajari [[astronomi]], [[statistika]] dan [[sosiologi]]. Model Quetelet berasal dari penelitiannya terhadap partisipan asal [[Perancis]] dan [[Skotlandia]] dan tidak termasuk partisipan lain yang bukan [[orang kulit putih]] [[Eropa]]. Model ini menunjukkan bahwa ada standar rata-rata massa tubuh selama mereka menyerupai rata-rata pria kulit putih Eropa. Akibatnya, karya Quetelet digunakan sebagai pembenaran ilmiah untuk [[eugenika-]]–[[sterilisasi]] [[orang-orang kulit berwarna]], imigran dan penyandang [[disabilitas]]. Perhitungan IMT yang digunakan dengan cara berat badan (dalam satuan kilogram) dibagi tinggi badan (dalam satuan meter persegi) merupakan formula matematis yang tidak pernah diniatkan untuk menentukan massa tubuh seseorang atau kondisi kesehatannya. Namun, pada abad ke-20, perusahaan [[asuransi]] [[Amerika]] mulai mengadopsi model Quatelet sebagai cara untuk menentukan uang perlindungan bagi pemegang [[Polis asuransi|polis]]. Akhirnya, konsep berat tubuh sebagai indikator kondisi kesehatan bermula dan menjadi tren yang masih digunakan hingga saat ini.<ref>{{Cite web|title=The problematic origins of BMI {{!}} Sports|url=https://thelinknewspaper.ca/article/the-problematic-origins-of-bmi|website=thelinknewspaper.ca|language=en|access-date=2022-02-04}}</ref>
== Pentingnya mengetahui Indeks Massa Tubuh ==
Dalam beberapa kasus, IMT dapat membantu dokter dalam menentukan status kesehatan seseorang secara keseluruhan dan risiko terserang penyakit kronis. Namun, tetap saja [[dokter]] tidak hanya mengandalkan IMT sebagai faktor pertimbangan karena IMT tidak sepenuhnya merupakan penilaian yang dapat diandalkan untuk setiap bentuk tubuh yang berbeda. Angka-angka IMT perlu diketahui karena dapat menjadi sinyal tentang kondisi kesehatan seseorang. IMT yang rendah bisa saja menandakan bahwa seseorang mengalami [[kurang gizi]]. Kemungkinan tubuhnya tidak mampu melakukan penyerapan [[nutrisi]] dengan baik atau orang tersebut tidak mendapatkan asupan [[kalori]] yang yang cukup untuk menunjang aktivitasnya. Sebaliknya, jika angka IMT lebih tinggi menandakan bahwa seseorang memiliki risiko [[penyakit jantung]], [[Diabetes melitus|diabetes]] dan [[kanker]] tertentu yang lebih tinggi daripada seseorang dengan IMT yang normal. Dengan mengetahui hal ini, dokter dapat merujuk [[pasien]] pada [[Dietitian|penata diet]] yang terdaftar untuk membantu pasien mendapatkan berat badan ideal dan mengurangi risiko timbulnya berbagai masalah kesehatan.<ref>{{Cite web|title=Why Is BMI Important?|url=https://healthyeating.sfgate.com/bmi-important-8377.html|website=Healthy Eating {{!}} SF Gate|language=en|access-date=2022-02-04}}</ref>