Tondano (kota): Perbedaan antara revisi

534 bita ditambahkan ,  7 bulan yang lalu
Tidak ada ringkasan suntingan
 
=== Masa sebelum pendudukan Belanda ===
Wilayah Tondano pada abad 1800-an terbagi menjadi dua [[walak]], yaitu Tondano Toulimambot dan Tondano-TouliangTondanoTouliang yang akhirnya baru disatukan pada tanggal 20 Agustus 1809 dengan Jacob Supit yang bertugas sebagai kepala walak untuk meredam pertengkaran masyarakat Tondano saat itu.<ref>{{Cite journal|last=Marzuki|first=Irfanuddin Wahid|date=1 Juli 2019|title=Tondano Masa Kolonial: Kota Kolonial Berwajah Tradisional|url=https://jurnaltumotowa.kemdikbud.go.id/index.php/tumotowa/article/view/27|journal=Tumotowa|language=id|volume=2|issue=1|pages=13–22|doi=10.24832/tmt.v2i1.27|issn=2722-7693}}</ref>
 
=== Masa pendudukan Belanda ===
Pada tahun 1920, nama Tondano diganti menjadi ''Toulour'' pada tahun 1920 hingga 1966. Kata Toulour merupakan penggabungan makna dari kata ''Tou'' dalam [[bahasa Tombulu]] yang bermakna orang dan ''Lour'' yang bermakna danau, jadi ''Toulour'' bermakna anak danau. <ref>{{Cite journal|last=Watuseke|first=F.S.|date=1987|title=Tondano and not toulour|url=https://www.jstor.org/stable/27863875|journal=Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde|volume=143|issue=4|pages=552–554|issn=0006-2294}}</ref>
 
== Demografi ==
2.103

suntingan