Persediaan: Perbedaan antara revisi

1.161 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor pranala ke halaman disambiguasi
Tidak ada ringkasan suntingan
== Jenis dan biaya persediaan ==
Secara garis besar jenis-jenis persediaan dapat dibagi menjadi beberapa ketegori, diantaranya adalah; persediaan [[bahan baku]] atau persediaan [[bahan mentah]] (''raw material'') yang merupakan bahan atau barang yang akan diproses lebih lanjut menjadi [[barang jadi]]; persediaan [[Barang setengah jadi|bahan setengah jadi]] atau barang dalam proses (''work in process''), merupakan persediaan yang telah mengalami perubahan tetapi masih perlu diproses lebih lanjut untuk menjadi barang jadi;{{Sfn|Siagian|2007|p=164}} dan persediaan barang jadi (''finished good'') merupakan persediaan barang-barang yang telah selesai diproses dalam [[pabrik]] dan siap untuk dipasarkan.{{Sfn|Vikaliana|2020|p=4}} Selain tiga jenis persediaan umum tersebut, jenis persediaan lainnya ialah persediaan bahan pembantu atau bahan penolong (''supplies inventory'') yang merupakan persediaan barang-barang yang berfungsi sebagai penunjang dalam proses operasi atau produksi,{{Sfn|Siagian|2007|p=164}} tetapi bukan bagian dari komponen barang jadi;{{Sfn|Vikaliana|2020|p=4}} serta persediaan barang dagangan (''merchandise inventory'') yang merupakan persediaan yang akan dijual kembali sebagai barang dagangan.{{Sfn|Siagian|2007|p=164}}
 
Menurut Herdjanto (2009), jenis persediaan diklasifikasikan menjadi empat, yaitu;{{Sfn|Hardjanto|2009|p=226}}
 
* ''Fluctuation stock'', merupakan persediaan yang dimaksudkan untuk menjaga terjadinya fluktuasi permintaan yang tidak diperkirakan sebelumnya serta untuk mengatasi apabila terjadi kesalahan atau penyimpangan dalam perkiraan penjualan, waktu produksi, dan pengiriman barang.
* ''Anticipation stock'', adalah persediaan guna menghadapi permintaan yang dapat diramalkan, seperti pada musim permintaan tnggi, tetapi kapasitas produksi saat itu tidak mampu memenuhi permintaan. persediaan ini juga berguna untuk menjaga kemungkinan kesulitan memperoleh bahan baku sehingga tidak mengakibatkan terhentnya produksi.
* ''Lot-size inventory'', adalah persediaan yang diadakan dalam jumlah yang lebih besar daripada kebutuhan pada saat itu. persediaan dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari harga barang (berupa diskon) karena telah membeli dalam jumlah besar, atau unutk menraih penghematan dari biaya pengangkutan per unit yang lebih rendah.
* ''Pipeline inventory'', adalah persediaan yang dalam proses pengiriman dari tempat asal ke tempat tujuan.
 
Keputusan yang diambil organisasi atau perusahaan dalam menentukan persediaan akan melibatkan beberapa [[Biaya|pembiayaan]] yang terjadi. Jenis-jenis biaya yang berdampak pada keputusan besar sedikitnya persediaan adalah:
439

suntingan