Ventrilokuisme: Perbedaan antara revisi

42 bita ditambahkan ,  7 bulan yang lalu
Ada satu tokoh yang menggunakan teknik yang mirip ventrilokuisme, yaitu [[Ria Enes]] dengan boneka Susan (dikatakan mirip karena [[Ria Enes]] lebih sering terlihat bergerak bibirnya pada saat Suzan berbicara). Namun Ria mendukung perkembangan ventrilokuisme Indonesia. Beliau juga tergabung dengan grup ventrilokuis dalam jejaring sosial di Internet.
 
Pada tahun 2013 Stand Up Comedian pertama Indonesia '''[[Iwel Sastra]]''' mulai menekuni ventrilokuisme. Iwel tertarik menjadi seorang ventrilokuis setelah menyaksikan penampilan Jeff Dunham yang mampu memasukan Stand Up Comedy ke dalam ventrilokuisme. Iwel memulai debutnya sebagai ventrilokuis dengan membuat pementasan yang menggabungkan Stand Up Comedy dengan ventrilokuisme pada 23 November 2013 di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta.Iwel tampil bersama boneka bernama Lewi. Ini dapat disebutkan sebagai pertunjukan ventrilokuismeventrilokuis spesial pertama di Indonesia yang berlangsung selama hampir 2 jam.
 
Untuk menggerakanmempopulerkan venetrilokuismeventrilokuisme di Indonesia dengan restu ventrilokuis senior Gatot Sunyoto, pada Februari 2013 Iwel mengajak [[Jerry Suyitno|Jerry Piko]] untuk mengumpulkan para ventrilokuis dalam sebuah grup percakapan. Grup percakapan ini kemudian berkembang menjadi komunitas ventrilokuis pertama di Indonesia bernama Indonesian Ventriloquist Club. Langkah Iwel ini kemudian diikuti oleh Kak Seto dan Ria Enes dengan membentuk komunitas sejenis bernama Ventindo. Komunitas yang dibangun oleh kedua tokoh anak ini lebih fokus pada ventrilokuis pendongeng dengan membidik segmen anak-anak.
 
Saat ini ventrilokuisme mulai gaung di [[Indonesia]]. Pada Banyak pendongeng yang selama ini tampil bersama boneka mulai ikut berlatih menjadi ventrilokuis. Perlu dicatat bahwa ventrilokuis dan pendongeng adalah dua profesi yang berbeda walau sama-sama tampil bersama boneka.
 
== Daftar Ventrilokuis Indonesia ==
5

suntingan