Parafrasa: Perbedaan antara revisi

34 bita dihapus ,  6 bulan yang lalu
Untuk melakukan parafrasa, teks yang akan diparafrasa harus dibaca secara keseluruhan. Pembaca perlu untuk memahami [[topik]] atau [[tema]] dari teks tersebut. Untuk teks yang berbentuk [[narasi]], pembaca perlu memahami pula alur atau jalan ceritanya. Selanjutnya, pembaca harus menemukan gagasan atau ide pokok yang terdapat pada kalimat utama setiap paragraf. Dari kalimat penjelas, hanya bagian yang penting saja yang diambil. Bagian yang berupa [[ilustrasi]], seperti permisalan dan sebagainya, dapat diabaikan. Untuk menceritakan kembali teks tersebut, diperlukan kata atau kalimat yang sepadan, efektif, dan mudah dipahami. Agar lebih singkat, kalimat langsung dapat diubah menjadi kalimat tidak langsung. Dalam melakukan parafrasa, perlu digunakan bahasa yang ringkas dan mudah dipahami.<ref name=":2" />
 
Kegiatan memparafasakan sebuah puisi memiliki langkah-langkah, yaitu:
===== Parafrasa Puisi menjadi Prosa =====
Kegiatan memparafasakan sebuah puisi memiliki langkah-langkah, yaitu:
 
# [[Membaca]] atau mendengarkan puisiteks secara seksama.<ref name=":2">{{Cite web|last=Usman|first=Raja|date=2015-01-10|title=Penggunaan Metode Parafrase untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Parafrase Puisi ke Prosa terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas II SMP Al-Ittihat Pekanbaru|url=https://media.neliti.com/media/publications/235091-penggunaan-metode-parafrase-untuk-mening-769231cf.pdf|website=Media Neliti|page=172|access-date=2021-02-12}}</ref>
# Memberi tanda dan mencari arti dari kata-kata yang sulit.<ref name=":2" />
# Mecari arti kata yang dihilangkan atau [[kiasan]] oleh penulis.<ref name=":2" />
# Mencari ide pokok dari puisitulisan tersebut.<ref name=":2" />
# Membubuhkan [[tanda baca]].<ref name=":2" />
# Membuat susunan [[kalimat]] dalam bentuk [[paragraf]].<ref name=":2" />
# Membaca ulang teks yang sudah diparafrasakan.<ref name=":2" />