Premis: Perbedaan antara revisi

455 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
 
===== Membantu Menyusun Kerangka Teori =====
[[Teori pikiran|Landasan teori]] disusun dengan menggunakan teori yang relevan dan masih berLaku. Penyajian premis dapat membantu untuk menyusun kerangka berpikir yang mendasar untuk menggiring ide terhadap pemecahan permasalahan. Hal-hal mengenai permasalahan tersebut disusun secara runut dalam rangkaian premis.<ref name=":2">{{Cite web|last=Swantara|first=I Made Dira|date=2015-01-11|title=Filsafat Ilmu 2|url=https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_dir/959b1b3ab5867b15c36c2b061269bc5b.pdf|website=Simdos UNUD|page=15|access-date=2021-02-12}}</ref>
 
===== Membantu Mengembangkan Hipotesis =====
Semakin banyak premis yang ada, semakin banyak juga peluang yang didapatkan untuk mengembangkan [[Hipotesis dokumen|hipotesis]]. Pengembangan hipotesis berfungsi untuk menguji pengembangan teori melalui [[penelitian]] ilmiah. Selain itu, dengan pengembangan hipotesis menjadikan penelitian mempunyai ciri khas tersendiri, dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.<ref name=":2" />
 
== Referensi ==