Katana: Perbedaan antara revisi

277 bita dihapus ,  10 bulan yang lalu
Dikembalikan ke revisi 18183773 oleh 158.140.187.195 (bicara)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler kemungkinan menambah konten tanpa referensi atau referensi keliru
(Dikembalikan ke revisi 18183773 oleh 158.140.187.195 (bicara))
Tag: Pembatalan
}}
<!--[[Berkas:File:Antique Japanese katana.JPG|thumb|240px|Samurai katana]]-->
'''Katana''' (刀) atau dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai MAMENpedang'''<ref>https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/pedang%20samurai</ref> menurut kamus (kbbs)
KBBI mencatat dan merekam kata yang digunakan oleh masyarakat. Seringkali, masyarakat memang mengggunakan kata yang tak sesuai makna aslinya, penggunaan kata samurai adalah salah satunya. Di masyarakat Indonesia, kata samurai sering digunakan untuk menyebut pedang Jepang. Maka KBBI memasukkan pengertian seperti itu sebagai definisi kedua dari kata 'samurai'jadi dalam bahas jepang arti samurai merujuk pada orang yang memakai katana https://news.detik.com/berita/d-4025110/yang-benar-katana-atau-samurai katana adalah [[pedang]] panjang [[Jepang]] (daitō, 大刀), walaupun di Jepang sendiri ini merujuk pedang melengkung berukuran lebih dari 2 shaku dan kurang dari 3 shaku, 1 shaku kira-kira 33 cm(. ''Katana'' adalah ''kunyomi'' (sebutan Jepang) dari [[kanji]] 刀; sedangkan ''onyomi'' (sebutan [[Hanzi]]) karakter kanji tersebut adalah tō atau ken. Ia merujuk kepada [[pedang]] satu mata, melengkung yang khusus yang secara tradisi digunakan oleh [[samurai]] Jepang.
 
Pedang [[Jepang]] yang asli sekarang ini adalah barang yang langka, walaupun yang benar-benar antik dapat diperoleh dengan harga yang sangat mahal. Katana dan [[wakizashi]] modern hanya dibuat oleh sedikit praktisi berlisensi yang masih membuat kerajinan senjata ini sekarang, meskipun katana "[[Type 98]]" juga langka.
Di Indonesia katana biasa disebut samurai.
 
Masyarakat Indonesia harus tau Perbedaan Katana dan Samurai dan tidak hanya di sebut secara singkat saja.
 
Karena Ilmu dari segi apapun harus di pelajari lagi.
 
satu kata: lebih baik menerima Ilmu ini di banding di biarkan kecuali kalau tidak tertarik silahkan cari hal lain.
 
{{Commonscat|katana}}
{{pedang jepang}}