Virus dalam sejarah manusia: Perbedaan revisi

k (→‎Virus Nipah: dan Manfaat Virus)
 
== Virus baru ==
<blockquote>Organisme parasit yang ada saat ini dapat berpindah dari relung ekologinya dan bertemu dengan populasi padat khas di muka Bumi, menimbulkan kematian baru dan mungkin besar-besaran pada populasi tersebut. Hal ini sangat mungkin, bahkan tanpa mutasi. McNeill (1998) hlm. 293</blockquote>Virus baru adalah virus yang relatif baru-baru ini mulai menginfeksi spesies inang tertentu.{{sfn|Crawford|2011|p=34}} Banyak virus baru yang menginfeksi manusia pada awalnya menginfeksi hewan lain.{{sfn|Crawford|2011|pp=34–50}} Jika virus berpindah ke spesies lain, penyakit yang timbul pada manusia disebut sebagai ''infeksi zoonotik atau [[zoonosis|zoonotik]] atau zoonosis.''{{sfn|Levins|Wilson|p=419}}
 
=== SARS ===
[[File:SARS-CoV-2 without background.png|thumb|right|Ilustrasi morfologi utrastruktural sebuah virion koronavirus yang dibuat oleh [[Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat]], menampilkan morfologi ultrastruktural yang terdapat pada koronavirus.<ref>{{cite journal |author-last=Sonnevend |author-first=Julia |date=December 2020 |title=A virus as an icon: the 2020 pandemic in images |url=https://link.springer.com/content/pdf/10.1057/s41290-020-00118-7.pdf |editor1-last=Alexander |editor1-first=Jeffrey C. |editor2-last=Jacobs |editor2-first=Ronald N. |editor3-last=Smith |editor3-first=Philip |journal=American Journal of Cultural Sociology |location=[[Basingstoke]] |publisher=[[Palgrave Macmillan]] |volume=8 |issue=3: ''The COVID Crisis and Cultural Sociology: Alone Together'' |pages=451–461 |doi=10.1057/s41290-020-00118-7 |pmid=33042541 |pmc=7537773 |doi-access=free |issn=2049-7113 |eissn=2049-7121}}</ref>]]
[[Sindrom pernapasan akut berat]] (SARS) yang muncul pada awal abad ke-21 disebabkan oleh [[koronavirus]] jenis baru.{{sfn|Mahy (b)|2009|p=459}} KoronavirusSebelumnya, beberapa jenis koronavirus lain telah diketahui menyebabkan infeksi ringan pada manusia.<ref>{{Cite journal|last=Weiss|first=Susan R.|last2=Leibowitz|first2=Julian L.|date=2011|title=Coronavirus pathogenesis|url=https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22094080|journal=Advances in Virus Research|volume=81|pages=85–164|doi=10.1016/B978-0-12-385885-6.00009-2|issn=1557-8399|pmc=7149603|pmid=22094080}}</ref> VirulensiNamun, dangalur penyebaranvirus cepatbaru strainini virusmemiliki barutingkat menyebabkanvirulensi kekhawatirandan bagikecepatan penyebaran yang memicu kekhawatiran tenaga kesehatan dan publikmasyarakat umum.{{sfn|Crawford|2011|p=34}} PerhatianPenyakit terhadapini kemungkinanbaru pandemidisadari besarberpotensi barumenjadi munculpandemi setelahbesar pada bulan Juli 2003, setelah terjadi 80008.000 kasus dan 800 kematian.{{sfn|Crawford|2011|p=37}} Asal usul pasti virus SARS tidak diketahui dengan pasti, tetapi sejumlah bukti menunjukkan bahwa virus ini berasal dari kelelawar.{{sfn|Dubovi|2010|p=409}}
 
KoronavirusPada bulan November 2019, koronavirus baru muncul di [[Wuhan]], [[Tiongkok]] pada bulan November 2019 dan menyebar secara cepat ke seluruh dunia. Virus ini kemudian dinamaidiberi sebagainama [[Koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2]] (SARS-CoV -2). Infeksi virus ini menyebabkan pandemi dengan tingkat fatalitas kasus sekitar 2% pada manusia sehat di bawah usia 50 tahun dan hingga sekitar 15% pada manusia di atas 80 tahun dengan komorbiditas (penyakit lain yang telah ada).<ref>{{Cite journal|last=Ashour|first=Hossam M.|last2=Elkhatib|first2=Walid F.|last3=Rahman|first3=Md Masudur|last4=Elshabrawy|first4=Hatem A.|date=2020-03-04|title=Insights into the Recent 2019 Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) in Light of Past Human Coronavirus Outbreaks|url=https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32143502|journal=Pathogens (Basel, Switzerland)|volume=9|issue=3|pages=E186|doi=10.3390/pathogens9030186|issn=2076-0817|pmc=7157630|pmid=32143502}}</ref><ref>{{Cite journal|last=Deng|first=Sheng-Qun|last2=Peng|first2=Hong-Juan|date=2020-02-20|title=Characteristics of and Public Health Responses to the Coronavirus Disease 2019 Outbreak in China|url=https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32093211|journal=Journal of Clinical Medicine|volume=9|issue=2|pages=E575|doi=10.3390/jcm9020575|issn=2077-0383|pmc=7074453|pmid=32093211}}</ref><ref>{{Cite journal|last=Han|first=Qingmei|last2=Lin|first2=Qingqing|last3=Jin|first3=Shenhe|last4=You|first4=Liangshun|date=2020-04|title=Coronavirus 2019-nCoV: A brief perspective from the front line|url=https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32109444|journal=The Journal of Infection|volume=80|issue=4|pages=373–377|doi=10.1016/j.jinf.2020.02.010|issn=1532-2742|pmc=7102581|pmid=32109444}}</ref> Pada bulan November 2021, tingkat kematian kasus SARS-CoV -2 lebih rendah daripada SARS, tetapi infeksi terjadiinfeksinya lebih menular.<ref>{{Cite journal|last=Ashour|first=Hossam M.|last2=Elkhatib|first2=Walid F.|last3=Rahman|first3=Md Masudur|last4=Elshabrawy|first4=Hatem A.|date=2020-03-04|title=Insights into the Recent 2019 Novel Coronavirus (SARS-CoV-2) in Light of Past Human Coronavirus Outbreaks|url=https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32143502|journal=Pathogens (Basel, Switzerland)|volume=9|issue=3|pages=E186|doi=10.3390/pathogens9030186|issn=2076-0817|pmc=7157630|pmid=32143502}}</ref> Usaha untuk mengurangi dampak pandemi terhalangi oleh rasa takut, prasangka buruk, dan stigmatisasi terhadap individu yang terinfeksi.<ref>{{Cite journal|last=Ren|first=Shi-Yan|last2=Gao|first2=Rong-Ding|last3=Chen|first3=Ye-Lin|date=2020-02-26|title=Fear can be more harmful than the severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 in controlling the corona virus disease 2019 epidemic|url=https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32149049|journal=World Journal of Clinical Cases|volume=8|issue=4|pages=652–657|doi=10.12998/wjcc.v8.i4.652|issn=2307-8960|pmc=7052559|pmid=32149049}}</ref> Pembatasan baru pada masa damai (tanpa perang), yang belum pernah terjadi sebelumnya, diberlakukan pada perjalanan internasional.<ref>{{Cite web|last=Mar 15|first=Lisa Schnirring {{!}} News Editor {{!}} CIDRAP News {{!}}|last2=2020|title=US takes more big pandemic response steps; Europe COVID-19 cases soar|url=https://www.cidrap.umn.edu/news-perspective/2020/03/us-takes-more-big-pandemic-response-steps-europe-covid-19-cases-soar|website=CIDRAP|language=en|access-date=2021-11-17}}</ref> Banyak pemerintah tidak siap menghadapi pandemi berskala besar ini. Di penjuru dunia, banyak pakar virologi dan epidemiologi tidak memberi keluhan yang keras terhadap efisiensi sistem pengujian dan pengawasanpemantauan penyakit yang ada.{{sfn|Honigsbaum|2020|p=276–277}}
 
=== Virus West Nile ===
15.967

suntingan