Bahasa Mesir: Perbedaan antara revisi

81 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
}}
[[File:Interrelations between branches of Afro-Asiatic (in Indonesian).svg|thumb|300px|Keterkaitan antar-cabang dari rumpun bahasa Afro-Asia (Lipiński 2001).]]
'''Bahasa Mesir''' adalah [[bahasa Afro-Asia]] yang sangat erat hubungannya dengan [[bahasa Berber]], [[bahasa Semit]], dan [[bahasa Beja]]. Bahasa ini bertahan sampai [[abad ke-5]] Masehi dalam bentuk [[bahasa Mesir Demotik|bahasa Demotik]] dan sampai [[abad ke-17]] Masehi dalam bentuk [[bahasa Koptik|bahasa Kubti]]. Catatan tertulis dengan bahasa Mesir dari tahun [[3200 SM]], membuatnya menjadi bahasa tertua yang ditulis. [[Bahasa nasional]] [[Mesir]] saat ini adalah [[bahasa Arab]], yang menggantikan [[bahasa Koptik|bahasa Kubti]] secara bertahap sebagai bahasa sehari-hari selama berabad-abad setelah [[penaklukan Islam atas Mesir]]. KoptikKubti masih digunakan sebagai bahasa [[liturgi]] oleh [[Gereja Ortodoks Koptik|Gereja Ortodoks Kubti]] dan [[Gereja Katolik Koptik|Gereja Katolik Kubti]], serta menjadi bahasa ibu untuk sejumlah orang.
 
== Misteri Bahasa Mesir Kuno ==
* [[Bahasa Mesir Akhir]] (1300 SM – 700 SM)
* [[Bahasa Mesir Demotik]] (abad ke-7 SM – abad ke-5 M)
* [[Bahasa Koptik|Bahasa Kubti]] (abad ke-4 M – abad ke-17 M)
 
== Pranala luar ==
331

suntingan