Penyulihan suara: Perbedaan antara revisi

2 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: di era → pada era (WP:BAHASA)
k (v2.04b - Fixed using Wikipedia:ProyekWiki Cek Wikipedia (Tanda baca setelah kode "<nowiki></ref></nowiki>"))
k (Bot: di era → pada era (WP:BAHASA))
 
== Sejarah Dubbing di Indonesia ==
Sejarah dubbing di Indonesia tentunya lekat dengan proses produksi film di Indonesia itu sendiri.<ref>{{Cite web|title=Definisi Dubbing dan Perbedannya dengan Voice Over Di Indonesia {{!}} inavoice.com|url=https://inavoice.com/blog_definisi-dubbing-dan-perbedannya-dengan-voice-over-di-indonesia_31|website=inavoice.com|access-date=2020-12-08}}</ref> Industri film modern di Indonesia yang mulai tumbuh dipada era tahun 1960an,<ref>{{Cite journal|date=2020-11-26|title=Perfilman Indonesia|url=https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perfilman_Indonesia&oldid=17644919|journal=Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas|language=id}}</ref> membuat pertumbuhan dubbing menjadi begitu pesat di Indonesia. Di Indonesia, pada awalnya dubbing merupakan sebuah kegiatan merekam suara turunan dari industri film karena keterbatasan alat yang digunakan untuk merekam suara di lapangan. Sehingga proses perekaman suara harus dilakukan setelah proses editing film selesai, dan harus menyesuaikan dengan gerak bibir dari aktor dan aktris yang berperan dalam film nya. Kita bisa melihat bahwa produksi dubbing pada film Indonesia tampak jelas. Kadang gerakan bibir dan suara yang dihasilkan tidak selaras (''Lip Sync),'' atau terdengar sangat kasar, dengan proses mixing audio yang kurang tepat. Beberapa film yang terkenal menggunakan proses dubbing seperti film ''[[Warkop DKI]],'' ''[[Rhoma Irama]], dan'' film-film lain yang diproduksi hingga tahun 1990an. Di tahun 1990, alat perekaman suara di lapangan mulai muncul dan dapat digunakan pada proses produksi film Indonesia, sehingga proses dubbing yang sebelumnya merupakan turunan dari industri film di Indonesia, mulai bergeser untuk digunakan pada industri Televisi di Indonesia. Booming acara import, seperti [[opera sabun]], dan [[film animasi]] pada tahun 1990 membutuhkan proses produksi audio ulang, khususnya merubah bahasa asli menjadi bahasa lokal Indonesia agar dapat dinikmati oleh pasar Indonesia.
 
== Pengalihan suara di Indonesia ==
1.111.561

suntingan