Virus dalam sejarah manusia: Perbedaan antara revisi

Ketika [[Orthomyxoviridae|virus influenza]] mengalami [[lompatan antigenik]], sementara banyak manusia tidak memiliki kekebalan terhadap galur virus baru dan jika individu yang rentan terjangkit dalam populasi berjumlah banyak serta rantai infeksi dapat bertahan cukup lama, epidemi bahkan pandemi dapat terjadi. Perubahan genetik biasa terjadi saat galur virus yang berbeda menginfeksi satu jenis hewan secara bersamaan. Hewan yang sering terinfeksi antara lain burung dan babi. Tidak seperti kebanyakan virus yang menginfeksi [[vertebrata]], virus influenza dapat menginfeksi lebih dari satu spesies.{{sfn|Barry|2005|p=111}} [[Pandemi flu 1889–1890|Pandemi influenza terakhir pada abad ke-19]] terjadi pada tahun 1899 dan mengakibatkan 250 ribu kematian di Eropa. Virus influenza berasal dari Rusia atau Asia. Ia menjadi virus pertama yang menyebar secara cepat karena pergerakan manusia dengan kereta dan kapal uap.{{sfn|Karlen|1996|p=144}}
 
Galur virus influenza yang baru muncul pada tahun 1918 diikuti oleh pandemi [[flu Spanyol]] yang menjadi salah satu bencana alam paling parah sepanjang sejarah.{{sfn|Karlen|1996|p=144}} Korban kematian sangat banyak; sekitar 50 juta orang mati karena infeksi ini di seluruh dunia.<ref name="pmid16494711">{{Cite journal|last=Taubenberger|first=Jeffery K.|last2=Morens|first2=David M.|date=2006-01|title=1918 Influenza: the mother of all pandemics|url=https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16494711|journal=Emerging Infectious Diseases|volume=12|issue=1|pages=15–22|doi=10.3201/eid1201.050979|issn=1080-6040|pmc=3291398|pmid=16494711}}</ref> Amerika Serikat melaporkan 550 ribu kematian karena penyakit ini, sepuluh kali lipat korban jiwa Amerika Serikat pada Perang Dunia Pertama.{{sfn|Karlen|1996|p=145}} Inggris melaporkan 228 ribu kematian.{{sfn|Jenkins|2012|p=230}} Sebanyak 20 juta jiwa meninggal di India, sedangkan [[Samoa|Samoa Barat]] kehilangan 22% populasinya.{{sfn|Barry|2005|p=364–365}} Walau kasus influenza terjadi setiap musim dingin, hanya dua pandemi influenza yang terjadi lagi pada abad ke-20.{{sfn|Barry|2005|p=114}}
 
Pada tahun 1957, galur baru virus influenza muncul dan menyebabkan pandemi [[Influenzavirus A subtipe H2N2|flu Asia]]. Meskipun virus ini tidak [[Virulensi|seganas]] galur pada tahun 1918, lebih dari satu juta orang meninggal di seluruh dunia. Pandemi berikutnya terjadi karena [[flu Hong Kong]] yang muncul pada tahun 1968 oleh galur baru yang menggantikan galur virus pada tahun 1957.{{sfn|Mahy (b)|2009|p=174}} Pandemi tahun 1968 tidak separah yang lainnya dan hanya menyerang individu dengan usia lanjut. Namun, 33.800 jiwa meninggal karenanya di Amerika Serikat.{{sfn|Shors|2013|p=432}} Galur baru virus influenza sering muncul di Asia Timur. Hal ini diduga karena di sana bebek, babi, dan manusia memiliki populasi yang paling padat dan hidup berdekatan.{{sfn|Crawford|2000|p=95}}
17.379

suntingan